Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Israel menyampaikan kekhawatiran atas perkembangan hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang belakangan memperlihatkan tanda-tanda perbaikan.

Menurut pihak Israel, langkah yang bertujuan meredakan ketegangan di Timur Tengah tersebut berpotensi menyerahkan keuntungan untuk Hizbullah di Lebanon.

Sikap tersebut mengemuka dalam putaran kelima pembahasan mengenai situasi Lebanon yang berlangsung di Washington.

Israel menilai sejumlah poin dalam kesepahaman antara Washington dan Teheran dapat memengaruhi dinamika keamanan kawasan.

Israel khawatir perkembangan hubungan AS dan Iran dapat menyerahkan ruang yang makin besar untuk Hizbullah demi memperkuat posisinya di Lebanon.

Duta Besar Israel Soroti Dampak Kesepakatan AS-Iran

Duta Besar Israel demi Amerika Serikat, Yechiel Leiter, secara terbuka menyampaikan kritik terhadap arah pembicaraan terbaru tersebut.

“Kami seluruh mendukung visi Presiden Trump demi mengonfirmasi bahwa Iran tidak lagi memiliki kemampuan nuklir, rudal balistik, atau kemampuan demi menyalurkan dana kepada proksinya guna mengancam tetangganya dan mempertahankan hegemoni regional,” ujar Leiter dikutip dari Times of Israel.

Namun, Presiden AS Donald Trump disebut tidak mendukung larangan penuh terhadap kepemilikan rudal balistik oleh Iran.

Trump berpendapat bahwa Iran memiliki hak demi mempertahankan kemampuan tersebut selama negara-negara lain di kawasan juga memilikinya.

Israel juga menyoroti keputusan AS membentuk unit dekonfliksi baru dalam rangkaian negosiasi terkait Lebanon. Unit tersebut bertujuan mengurangi risiko eskalasi konflik di kawasan.

Kekhawatiran terhadap Hizbullah

Menurut Israel, mekanisme baru tersebut dapat membatasi ruang gerak militernya dalam menyikapi ancaman yang mereka kaitkan bersama Hizbullah.

Menanggapi langkah tersebut, Leiter kembali menyampaikan keberatannya.

“Saya khawatir konsep ‘dekonfliksi’ ini salah tempat,” kata Leiter.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *