MediaMerdeka.com – Zaskia Adya Mecca kembali menuai pujian publik lewat aksi kemanusiaannya yang luar biasa.
Istri dari sutradara Hanung Bramantyo ini menjadi sosok kunci di balik penyelamatan seorang gadis remaja yang terlantar dan menangis di bahu jalan tol.
Kejadian bermula pada Selasa (19/5/2026), saat Zaskia tengah dalam perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta melalui Tol Kamal.
Di tengah hiruk-pikuk kendaraan yang melaju kencang, mata Zaskia tertuju pada pemandangan memilukan: seorang anak wanita berusia sekitar 10-14 tahun duduk sendirian di pinggir jalan tol tanpa alas kaki, sambil menangis.
Zaskia mengaku sempat berada dalam posisi sulit. Di satu sisi, ia wajib mengejar jadwal penerbangan demi urusan pekerjaan yang mendesak. Namun di sisi lain, naluri keibuannya tak membiarkan ia abai begitu saja.
“Sebagai ibu, lihatnya sedih sekali. Aku khawatir dia membahayakan diri sendiri atau pengendara lain. Aku panik, mau berhenti tapi diuber waktu. Tapi hati ini enggak dapat diam saja menyaksikan hal bagaikan itu,” ucap Zaskia melalui unggahan di media sosialnya.
Tak ingin membiarkan sang gadis dalam bahaya, Zaskia dalam waktu dekat menghubungi pihak Jasamarga.
Beruntung, laporan tersebut direspons bersama amat cepat. Petugas langsung meluncur ke lokasi dan mengamankan gadis malang tersebut.
Sempat Dikira Anak yang Hilang 3 Bulan
Drama tak berhenti di situ. Zaskia sempat dibuat gemetar dan menangis haru saat mendapat kabar dari Jasamarga bahwa ada sebuah keluarga yang tengah mencari anak hilang selama tiga bulan.
Ciri-ciri gadis tersebut dilaporkan memiliki kemiripan hingga 80 persen.
“Baca chat-nya langsung gemetar. Aku yakin di balik anak kecil yang sendirian, tentu ada seorang ibu yang sedang mencari,” imbuhnya.
Namun, setelah dilakukan pengecekan langsung oleh keluarga tersebut, ternyata gadis itu bukanlah anak mereka yang hilang.
Ditemukan Pingsan dan Dievakuasi ke RSUD
Kisah ini semakin menguras emosi ketika Zaskia mengetahui bahwa petugas Jasamarga cuma mengantar sang gadis sampai keluar gerbang tol lantaran keterbatasan wewenang.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

