Bantah Isu TNI ‘Serbu’ Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) aparat TNI, Brigjen Muhammad Nas angkat bicara soal isu kehadiran prajurit aparat TNI hingga anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Isu itu berkembang sejak Rabu (8/7/2026) malam, bersamaan bersama mencuatnya dugaan korupsi yang menyeret nama Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Ardiansyah.

Sejumlah pihak menyebut kedatangan personel tersebut bertujuan menjemput saksi-saksi yang tengah atau akan diperiksa penyidik.

Namun, Nas menegaskan kabar itu terlalu dibesar-besarkan dan mengimbau publik mewaspadai pihak yang memanfaatkan situasi ini.

“Terlalu hiperbola, waspada provokator yang memanfaatkan momen ini,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Ia bahkan menampik klaim bahwa ada prajurit aparat TNI yang mendatangi Polda Metro Jaya terkait kasus tersebut.

“Berita itu tidak benar, tidak ada prajurit aparat TNI yang ke Polda terkait masalah ini,” tegas Nas.

Nas menegaskan, institusinya tetap menghormati setiap proses hukum yang sedang berjalan.

“Kalau ada kasus, tentu aparat TNI amat menghargai proses,” tuturnya.

Ia juga menyoroti klaim sejumlah pihak yang mengaku sebagai anggota BAIS aparat TNI di lokasi kejadian.

“Kalau ada yang mengaku sebagai personel BAIS, amat diragukan kebenarannya,” tegas Nas.

Pernyataan Nas ini muncul di tengah sorotan publik terhadap penggeledahan yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Penggeledahan itu berkaitan bersama penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang menyeret sejumlah pihak, termasuk dugaan keterlibatan dalam kasus pasokan batu bara demi PT PLN.

Isu kehadiran puluhan orang berambut cepak di sekitar Polda Metro Jaya pun sempat viral, dan memicu spekulasi adanya upaya menghalangi proses hukum.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *