MediaMerdeka.com – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani,membeberkan spesifikasi beras yang akan didistribusikan melalui program bantuan pangan berupa beras sesejumlah 30 kilogram.
Ia menyebutkan beras yang akan disalurkan merupakan kualitas medium bersama tingkat broken atau butir pecah sebesar 25 persen.
“Kualitasnya beras medium. Beras medium itu beras pecahan 25 persen, lalu kadar airnya 14 persen, dan menirnya 1 persen,” kata Rizal saat ditemui wartawan usai menghadiri agenda diskusi di Jakarta pada Kamis (8/10/2026).
Sementara demi ketersediaan beras demi program tersebut ditentukan dalam keadaan aman.
Rizal mengonfirmasi bahwa stok beras di Bulog pada saat ini mencapai 4,5 juta ton, yang amat mencukupi demi memenuhi kebutuhan 33,2 juta penerima manfaat selama tiga bulan ke depan yang memerlukan kurang dari satu juta ton.
“Untuk kebutuhan 33,2 juta penerima manfaat selama 3 bulan, itu masih di bawah 1 juta ton. Jadi bilapun nanti wajib diserahkan yang 3 bulan tersebut, stok kami masih ada 3 juta ton makin,” kata Rizal.
Sebagai informasi, penyaluran bantuan pangan beras ini merupakan untukan dari program pihak pemerintah yang menyasar sekitar 33 juta masyarakat sekitar dari kelompok kesejahteraan terbawah, yakni kategori desil 1 hingga desil 4.
Dalam pelaksanaannya, pihak pemerintah menyiapkan total 900 ribu ton beras bersama alokasi anggaran mencapai Rp17 triliun. Berbeda dari periode semasih belumnya, penyaluran demi kuartal akhir pada tahun ini diberikan secara dirapel sekaligus sesejumlah 30 kilogram demi periode Oktober, November, and Desember 2026.
Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menyebut bahwa bantuan pangan tersebut telah mengawali berjalan pada Oktober ini.
“Saya rasa dari rakortas pada hari semasih belumnya telah diputuskan demi dalam waktu dekat dilakukan eksekusi terkait bersama bantuan pangan ya, namanya bantuan pangan, yang pada saat ini sedang berjalan,” kata Hanif saat ditemui wartawan di Jakarta pada Kamis (8/10/2026).
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

