Bukan Minta Maaf, Keluarga Kiai Pencabulan di Pekalongan Malah Tuntut Media Hapus Berita

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Kasus dugaan pencabulan massal yang menjerat pengasuh Pondok Pesantren Padang Ati, Abdul Khalim Fadlun alias AKF (54), memasuki babak baru yang memicu kontroversi.

Di tengah proses hukum yang berjalan, pihak keluarga tersangka justru melayangkan tuntutan mengejutkan kepada awak media.

Alih-alih menyampaikan permohonan maaf kepada para pihak korban yang jumlahnya dikabarkan mencapai 25 santriwati, keluarga AKF justru menuntut media massa dan media sosial demi menghapus seluruh pemberitaan terkait kasus tersebut.

Dalam surat pernyataan yang beredar luas, pihak keluarga mengajukan tiga poin tuntutan utama:

Pertama mengimbau demi menghapus seluruh berita terkait kasus AKF dan Ponpes Padang Ati.

Kedua, keluarga mengimbau media menyerahkan pernyataan maaf secara terbuka kepada pihak pondok pesantren.

Ketiga, keluarga mengimbau awak media datang langsung demi menghadap dan mengimbau maaf kepada pengasuh Ponpes Padang Ati.

Sikap defensif keluarga tersangka ini pun mendadak viral dan memancing amarah masyarakat sekitarnet. Banyak yang menilai tuntutan tersebut tidak berempati terhadap trauma mendalam yang dialami puluhan pihak korban.

“Udah salah bukannya minta maaf, herannya ya Allah,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.

Saat ini, AKF telah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di sel tahanan Polresta Pekalongan demi mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya.

Meski pihak keluarga berupaya membungkam narasi di ruang publik, pihak kepolisian terus mendalami kasus yang mencoreng institusi pendidikan agama ini.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *