Chatib Basri Disebut Bakal Jadi Gubernur PFII, Menkeu Purbaya Buka Suara

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Nama mantan Menteri Keuangan Chatib Basri mencuat sebagai kandidat terkuat demi menjadi Gubernur pertama Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang berada di Pulau Bali. Namun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku masih belum mengetahui kabar tersebut.

“Oh saya enggak tahu itu,” kata Purbaya saat ditemui di Keaparatur negara kementerianan Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Pernyataan itu muncul di tengah beredarnya informasi bahwa Presiden Prabowo Subianto tengah mempertimbangkan ekonom senior yang akrab disapa Mas Dede tersebut demi memimpin PFII, lembaga baru yang diproyeksikan menjadi pusat keuangan internasional Indonesia.

Sumber yang mengetahui proses tersebut menyebut nama Chatib menjadi salah satu kandidat yang diusulkan demi menduduki jabatan strategis tersebut.

“Salah satu nama yang diusulkan merupakan Chatib Basri menjadi Gubernur PFII,” ujar sumber kepada MediaMerdeka.com, Rabu (5/8/2026).

Hingga berita ini ditulis, Chatib Basri masih belum menyerahkan tanggapan atas kabar tersebut meski telah dihubungi melalui pesan singkat.

Spekulasi mengenai calon Gubernur PFII menguat setelah DPR resmi mengesahkan Undang-Undang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII) pada 21 Juli 2026. Dalam beleid tersebut, kepala daerah PFII ditunjuk langsung oleh Presiden tanpa melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan di DPR.

Posisi ini dinilai amat strategis lantaran akan menjadi motor pengembangan pusat keuangan internasional yang ditargetkan mampu menarik investasi global dan memperluas akses pembiayaan untuk Indonesia.

PFII dirancang menjadi ekosistem layanan keuangan yang mencakup sektor perbankan, pasar modal, asuransi, keuangan syariah, family office, perdagangan karbon, bullion, hingga transaksi valuta asing dan derivatif. Kawasan tersebut juga akan dilengkapi lembaga arbitrase serta pengadilan khusus demi menyelesaikan sengketa bisnis internasional.

Semasih belumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerangkan pembentukan PFII merupakan untukan dari strategi pihak pemerintah demi mendiversifikasi sumber pembiayaan nasional. Menurutnya, Indonesia memerlukan pusat keuangan bertaraf internasional yang mampu bersaing bersama financial center global, tanpa menggantikan sistem keuangan domestik yang telah berjalan.

Meski isu penunjukan Chatib Basri terus bergulir, pihak pemerintah hingga kini masih belum mengumumkan secara resmi siapa sosok yang akan dipercaya menjadi Gubernur pertama PFII.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *