Daftar Kontroversi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud: Terbaru Isu Plesiran Saat Karhutla

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud kembali menuai kritik tajam, usai dirinya tahuan pergi ke Singapura Ketika kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyerang masyarakat sekitarnya.

Kepergiaan politisi Partai Golkar itu di luar negeri dianggap sebagai bentuk krisis empati, termakin dirinya memuntukkan potretnya sambal tersenyum Bersama sang istri di Singapura.

Bahkan, pelesirannya ke negeri tetangga ini sukses menarik perhatian media internasional.

Sorotan tajam ini tak cuma datang dari masyarakat sekitarnet tanah air. Media terkemuka asal Malaysia, Sinar Harian, turut menyoroti langkah kontroversial tersebut bersama tajuk pemberitaan menohok.

“Gabenor Indonesia dikecam selepas tular gambar berada di luar negara Ketika jerebu tebal,” tulis media Malaysia tersebut, bagaikan dikutip MediaMerdeka.com.

Sejak terpilih menakhodai provinsi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) demi periode 2025–2030, alumni Universitas Mulawarman ini seolah tak sempat sepi dari sorotan publik  akibat rentetan kebijakan dan gaya hidupnya yang menuai polemik.

Puncak kekesalan masyarakat sekitar sempat tumpah dalam aksi massa besar-besaran pada 21 April 2026 lalu.

Berbagai pernyataan kontroversial serta kebijakan anggaran fantastis yang diungkap ke publik menciptakan masyarakat sekitar Kaltim geleng-geleng kepala.

Berikut rangkuman daftar kontroversi Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud yang senantiasa bikin geram publik.

1. Plesiran ke Singapura di Tengah Bencana Karhutla

Terbaru, amarah masyarakat sekitar kembali meletup saat Rudy kedapatan berada di Singapura di saat rakyatnya di Samarinda dan sekitarnya tengah megap-megap menghirup udara beracun akibat kabut asap karhutla.

Foto keberadaannya di negeri jiran viral di platform Threads dan sukses memantik kecaman luas, bahkan disorot oleh media asing asal Malaysia, Sinar Harian.

Pihak Pemprov Kaltim melalui Diskominfo bergegas mengklarifikasi bahwa kepergian Rudy ke Singapura sejak 10 hingga 13 Oktober 2026 murni demi medical check-up atas izin Mendagri.

Namun, dalih tersebut dinilai seuntukan pihak sebagai cerminan rendahnya kepekaan sosial seorang pemimpin.

Ironisnya, sekembalinya dari Singapura pada Selasa (13/10/2026), Rudy justru memilih bungkam saat hendak dikonfirmasi awak media usai beraudiensi bersama Panglima Kogabwilhan II Marsdya aparat TNI Muzafar.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *