Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Keamanan Gedung Putih kembali terguncang setelah aksi penembakan fatal memaksa kawasan ring satu Amerika Serikat tersebut dikunci total. Insiden berdarah di luar istana kepala negara ini menewaskan tersangka dan melukai seorang masyarakat sekitar sipil.

Saat ketegangan memuncak, Presiden AS dilaporkan sedang berada di dalam gedung tempat kejadian berlangsung. Beruntung, sistem proteksi kekepala negaraan dalam waktu dekat siaga berakibat seluruh operasi internal tidak merasakan gangguan.

Peristiwa mencekam ini juga terekam jelas oleh jurnalis media internasional yang tengah bertugas di area halaman utara. Mereka terpaksa menghentikan laporan langsung demi menyelamatkan diri dari kepungan peluru.

Selina Wang, koresponden dari ABC News, menjadi salah satu saksi mata yang merasakan langsung kepanikan di lokasi. Melalui unggahan di media sosialnya, ia memuntukkan detik-detik menegangkan saat diperintahkan berlari mencari perlindungan.

Ia diinstruksikan demi dalam waktu dekat masuk ke ruang pengarahan pers guna menghindari potensi ancaman susulan. Suasana langsung berubah menjadi mencekam ketika sirine tanda bahaya mengawali meraung di seluruh kompleks.

“Sesaat setelah jam 6 sore hari Sabtu, seorang individu di area Jalan 17 dan Pennsylvania Avenue mengeluarkan senjata dari tasnya dan mengawali menembak,” bunyi pernyataan resmi Secret Service.

“Polisi Secret Service membalas tembakan yang mengenai tersangka yang lalu dibawa ke rumah sakit setempat di mana ia dinyatakan meninggal dunia,” lanjut lembaga pengaman tersebut.

“Selama penembakan tersebut, satu orang di sekitar lokasi juga terkena tembakan,” tambah pihak keamanan dalam rilis tertulisnya.

“Tidak ada cedera yang dialami oleh petugas. Presiden berada di Gedung Putih selama insiden tersebut, namun tidak ada pihak yang dilindungi atau operasi yang terdampak,” jelas Secret Service.

“Insiden ini masih dalam penyelidikan dan informasi tambahan akan dirilis saat telah tersedia,” tutup pernyataan tersebut.

Kawasan sekitar Gedung Putih memang dikenal memiliki barikade berlapis bersama pengawasan ketat selama 24 jam. Meski demikian, celah keamanan di perimeter luar tetap menjadi tantangan besar untuk aparat penegak hukum Amerika Serikat.

Investigasi mendalam kini tengah berjalan demi mengungkap motif utama di balik aksi nekat tersangka bersenjata tersebut. Otoritas setempat juga memperketat penjagaan di seluruh akses masuk menuju pusat pihak pemerintahan demi mencegah insiden serupa.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *