Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka puncak Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

Festival bertema “A Creative Movement for a Sustainable Global City” ini digelar pada 4–5 Juli 2026 sebagai untukan dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.

Dalam sambutannya, Pramono memaparkan sejumlah capaian ekonomi Jakarta yang disebutnya menjadi bekal menuju target masuk jajaran 50 kota global pada 2030.

Ia menyebut ekonomi Jakarta tumbuh 5,59 persen pada Triwulan I 2026, bersama kontribusi 16,67 persen terhadap perekonomian nasional.

Jakarta, lanjut Pramono, juga menyumbang sekitar 38 persen dari total transaksi QRIS nasional dan ditopang oleh 422.261 tersangka UMKM.

“Data tersebut memperlihatkan fondasi ekonomi Jakarta semakin kuat. Kami akan terus mendorong inovasi dan digitalisasi agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Untuk memperkuat daya saing ratusan ribu UMKM tersebut, Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta terus mengembangkan program JakPreneur.

Program itu, kata dia, mencakup peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pembiayaan, perluasan pasar, hingga digitalisasi.

“Kami ingin mengonfirmasi setiap tersangka UMKM memiliki kesempatan yang sama demi berkembang. Dengan dukungan yang berkelanjutan, UMKM Jakarta diharapkan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” jelasnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, mengimbuhkan bahwa JKF 2026 melibatkan kolaborasi 67 lembaga dan instansi.

Ia menyebut penyelenggaraan pada tahun ini menargetkan nilai transaksi mencapai Rp40 miliar melalui program business matching, QRIS Jelajah Indonesia, dan edukasi kebanksentralan.

“Ini bukan sekadar festival, melainkan gerakan bersama demi menggerakkan sektor riil di DKI Jakarta,” ujar Iwan.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, turut mengapresiasi sinergi antara Bank Indonesia dan Pemprov DKI Jakarta dalam penyelenggaraan festival tersebut.

“Ini membuktikan bahwa pengembangan UMKM dan percepatan digitalisasi sistem pembayaran dapat berjalan beriringan demi mendorong sektor riil, serta meningkatkan produktivitas ekonomi Jakarta,” pungkas Filianingsih.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *