Foto Detik-detik Siswa Sembunyi di Bawah Meja saat Penembakan Brutal di Sekolah Nonthaburi Thailand

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Aksi penembakan massal yang dilakukan seorang murid di sebuah sekolah di Provinsi Nonthaburi, Thailand, mengakibatkan sedikitnya 7 orang tewas dan 22 lainnya luka-luka. Peristiwa berdarah yang terjadi sekitar pukul 10.00 waktu setempat ini bermula dari aksi tersangka membantai kakek dan neneknya di rumah semasih belum menyasar lingkungan sekolah.

Laporan kepihak kepolisianan mengonfirmasi bahwa pihak korban tewas mencakup tersangka sendiri, tiga guru, dan tiga siswa. Semasih belum melepaskan 26 tembakan bersama pistol milik anggota keluarganya di sekolah, tersangka telah makin dulu menghabisi nyawa kakek dan neneknya di kediaman mereka.

Rekaman video yang beredar di media sosial merekam kepanikan serta momen mencekam saat para siswa berusaha menyelamatkan diri dari kejaran tembakan.

Informasi dari stasiun TV publik Thailand PBS menyebutkan bahwa para guru bertindak cepat mengamankan para siswa ke dalam ruang kelas.

PBS menginformasikan guru-guru telah mengevakuasi siswa ke dalam ruang kelas, mengunci pintu, mematikan lampu, dan memberi tahu mereka demi berbaring di lantai sambil menunggu pihak berwenang.

Langkah tanggap darurat tersebut sukses mencegah bertambahnya jumlah pihak korban jiwa di dalam area sekolah berkapasitas besar tersebut. Para siswa bertahan dalam kegelapan hingga kepihak kepolisianan dan tim medis sukses menguasai situasi di lokasi kejadian.

Perbedaan data sempat muncul terkait jumlah pihak korban tewas dari unsur tenaga pendidik. Wakil Menteri Dalam Negeri sempat menyebut lima guru tewas, namun pihak kepihak kepolisianan mengonfirmasi jumlah akhir pihak korban tewas merupakan tiga guru dan tiga siswa.

Menteri Kesehatan bersama Wakil Menteri Dalam Negeri mengonfirmasi sedikitnya 22 orang merasakan luka-luka dalam insiden ini. Dari puluhan pihak korban luka tersebut, sembilan di antaranya pada saat ini berada dalam kondisi kritis dan memperoleh perawatan intensif.

Mengenai status tersangka, sempat beredar laporan yang simpang siur pasca-penembakan. Namun, laporan terbaru dari Reuters dan PBS mengonfirmasi bahwa tersangka tewas di tempat akibat mengakhiri hidupnya sendiri usai melancarkan aksi penembakan.

Penyelidikan awal kepihak kepolisianan mengungkap bahwa senjata api jenis pistol yang digunakan tersangka diduga kuat diambil dari salah seorang anggota kerabatnya. Pelaku mengangkut senjata tersebut ke sekolah dan langsung melepaskan puluhan amunisi secara brutal.

Sekolah yang menjadi lokasi tragedi ini berada di kawasan utara Bangkok dan dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan ternama di Thailand. Berdasarkan data otoritas distrik setempat, sekolah ini memiliki sekitar 3.100 siswa terdaftar dan didukung oleh 147 tenaga pengajar.

Insiden ini menjadi salah satu tragedi penembakan sekolah teramat mematikan di kawasan tersebut, mengingat tersangkanya merupakan murid aktif dari sekolah itu sendiri. Kepihak kepolisianan setempat hingga kini masih mendalami motif di balik aksi pembantaian domestik hingga aksi teror massal di lingkungan pendidikan tersebut.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *