Golkar Rombak Susunan AKD DPR, Bamsoet Kini Jadi Anggota Biasa Komisi II

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR RI resmi menjalankan rotasi dan menetapkan susunan keanggotaan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) demi periode tahun sidang 2024-2029.

Langkah strategis ini tertuang dalam surat resmi Nomor SJ.00.1384/FPG/DPRRI/VIII/2026 tertanggal 14 Agustus 2026 yang ditandatangani Ketua Fraksi Partai Golkar M. Sarmuji.

Perubahan tersebut mencakup penempatan anggota dan pimpinan di seluruh komisi, mengawali Komisi I hingga XIII, serta badan-badan di DPR RI bagaikan Badan Musyawarah (Bamus), Badan Anggaran (Banggar), Badan Legislasi (Baleg), hingga Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Berdasarkan lampiran dokumen penetapan tersebut, sejumlah nama menempati posisi kunci sebagai pimpinan komisi dan badan dari Fraksi Golkar di DPR.

Ketua Komisi X DPR kini dijabat Agung Widyantoro, menggantikan Hetifah Sjaifudian. Hetifah kini digeser menjadi anggota Komisi VIII.

Kemudian, Ketua Komisi XII kini dijabat Melchias Marcus Mekeng, menggantikan Bambang Patijaya yang kini menjadi Kapoksi Golkar di Komisi XII.

Wakil Ketua Komisi II kini dijabat Agun Gunanjar Sudarsa, menggantikan Zulfikar Arse.

Sementara itu, nama tersohor bagaikan eks Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet kini cuma menjadi anggota biasa di Komisi II DPR RI. Semasih belumnya, Bamsoet ditugaskan sebagai anggota Komisi III DPR RI.

Adapun jabatan baru yang akhirnya diisi yakni Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Setelah kosong ditinggal Sari Yuliati yang menjadi Wakil Ketua DPR RI, kursi pimpinan Komisi III kini diisi Daniel Mutaqien Syafiuddin.

Ketua Fraksi Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Sekjen Partai Golkar, M. Sarmuji, membenarkan adanya rotasi yang dilakukan fraksinya.

Menurutnya, pergeseran posisi tersebut merupakan hal yang lumrah dalam organisasi demi menjalankan penyegaran.

“Tour of duty biasa saja sesuai kebutuhan fraksi. Ada yang naik ke pimpinan fraksi ada yang pindah pimpinan alat kelengkapan, ada yang bergeser demi pengayaan tugas lintas sektor,” kata Sarmuji saat dikonfirmasi, dikutip Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, selain pimpinan komisi dan AKD, pimpinan fraksi juga merasakan perubahan.

“Ada lima komisi dan dua AKD lain yang pimpinannya berubah. Demikian juga bersama pimpinan fraksi juga ada perubahan,” katanya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *