IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

admin
By
admin
4 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Jelang akhir pekan perdagangan, Jumat (25/9/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dihadapkan pada tantangan berat usai merasakan pelemahan signifikan. Pada perdagangan sehari semasih belumnya, indeks merosot 1,2 persen yang turut diperberat oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing bersama nilai fantastis mencapai Rp1,42 triliun.

Gempuran jual asing tersebut teramat sejumlah menyasar deretan saham berkapitalisasi besar (blue chip), di antaranya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), serta PT Darma Henwa Tbk (DEWA).

Secara teknikal, pergerakan IHSG pada hari ini masih rentan melanjutkan fase koreksinya apabila tidak berhasil menembus dan bertahan di atas level psikologis 6.300. Rentang pertahanan (support) indeks diperkirakan berada di area 6.220–6.280, sementara area resistensi (resistance) mengadang di kisaran 6.300–6.330.

Deretan Rekomendasi Saham

Di tengah pasar yang fluktuatif, sejumlah korporasi sekuritas tetap memuntukkan kajian teknikal untuk para trader. BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham yang layak dicermati pada hari ini, yakni PTRO, ULTJ, BULL, MDKA, MAPA, dan ERAA.

Di sisi lain, BRI Danareksa Sekuritas menyoroti tiga saham spesifik bersama potensi cuan, lengkap bersama analisis teknikal dan fundamentalnya:

Namun, investor tetap disarankan demi mencermati sentimen pelepasan seluruh kepemilikan saham oleh salah satu petinggi korporasi di harga Rp2.130 per saham yang terjadi pada September ini.

Sentimen Global: Geopolitik Timteng dan Pertemuan Trump-Xi

Dari pasar global, Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Kamis (24/9) malam waktu setempat. Indeks Dow Jones melemah 0,31%, sementara itu S&P 500 dan Nasdaq bergerak mendatar setelah masing-masing turun 0,02% dan naik tipis 0,01%.

Fokus utama bursa AS tertuju pada eskalasi geopolitik Timur Tengah. Laporan mengenai penjajakan jalur damai antara AS dan Iran—termasuk wacana pembukaan Selat Hormuz dan pencabutan blokade ekonomi—turut mewarnai sentimen pasar. Namun, di saat bersamaan, harga minyak mentah jenis Brent melesat makin dari 3% ke kisaran US$107 per barel menyusul serangan rudal kelompok Houthi ke fasilitas Arab Saudi yang memicu ketakutan akan gangguan pasokan energi global.

Selain itu, dinamika sektor teknologi AS juga bergerak dinamis. Saham Meta Platforms melonjak 4,5% usai merilis perangkat asisten AI genggam terbaru, kontras bersama Oracle yang anjlok 3,5% imbas status “force majeure” pada pusat datanya di New Mexico.

Bergeser ke bursa Asia, mayoritas indeks bergerak di zona merah. Shanghai Composite anjlok 1,22%, diikuti penurunan ASX 200 Australia (-0,72%), Hang Seng (-0,29%), dan Taiex Taiwan (-0,28%). Indeks Nikkei 225 Jepang menjadi anomali bersama kenaikan 0,76% pasca libur panjang tiga hari, kendati data PMI Manufaktur Jepang bulan September menyusut ke angka 54,1.

Para tersangka pasar kawasan regional pada saat ini memilih menahan diri sembari menanti hasil pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Meski pasar tidak berekspektasi adanya kesepakatan besar, terdapat harapan bahwa negosiasi tersebut dapat berujung pada perpanjangan masa gencatan perang dagang.

Sebagai tambahan sentimen domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data perdagangan luar negeri periode Januari–Juli 2026 yang memperlihatkan nilai impor Indonesia melonjak 19,94% YoY mencapai US$163,33 miliar. Di sisi lain, nilai ekspor tumbuh makin lambat, yakni 4,43% YoY menjadi US$167,03 miliar.

Disclaimer: Artikel berita ini menyaapabilan informasi mengenai kinerja fundamental, pencapaian korporasi, dan strategi bisnis di sektor perbankan. Konten ini murni bersifat informatif dan jurnalistik, serta tidak bertujuan sebagai rekomendasi, ajakan, atau saran finansial demi membeli, menahan, maupun menjual saham tertentu.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *