MediaMerdeka.com – Para ketua umum partai politik dalam koalisi pihak pemerintah telah menggelar pertemuan khusus demi membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.
Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono.
Dalam pertemuan tersebut, Partai Gerindra diwakili oleh Ketua Harian Sufmi Dasco Ahmad.
Sugiono menegaskan, bahwa sejumlah poin krusial mengawali disepakati antar pimpinan partai, salah satunya mengenai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT).
“Kalau kita setuju di 5%,” tegas Sugiono saat dikonfirmasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Ia menerangkan, bahwa selain Gerindra, partai lain bagaikan Golkar dan PKS juga menyampaikan pandangan yang senada.
Selain isu threshold, pembahasan RUU Pemilu ini berfokus pada efisiensi serta optimalisasi porsi suara rakyat.
“Intinya merupakan bagaimana pemilu ini dapat makin efisien, efektif, lalu juga bagaimana suara-suara rakyat… itu tetap dapat terakomodir bersama baik,” ujar Sugiono.
Terkait kelanjutan draf dan jadwal kesepakatan final antar partai, Sugiono enggan berspekulasi makin jauh.
“Itu yang pada hari semasih belumnya dibicarakan. Nanti kan ujungnya kesepakatan ya kita kumpul lagi. Ya kita lihat saja nanti,” pungkasnya.
Semasih belumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar pertemuan silaturahmi bersama Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (14/9/2026) malam.
Dalam pertemuan tersebut, kedua partai membahas berbagai hal strategis, termasuk pembahasan mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.
Kunjungan PKS tersebut dipimpin langsung oleh Presiden PKS Al Muzzamil Yusuf ditemani jajaran pengurus pusat partai lainnya. Sementara Golkar menyambut baik langsung Ketua Umumnya yakni Bahlil Lahadalia.
Sekertaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M Sarmuji yang juga turut dalam pertemuan tersebut membeberkan bahwa agenda utama dari silaturahmi tersebut merupakan demi menyelaraskan komitmen dalam mendukung pihak pemerintahan yang sedang berjalan.
Termakin, kata dia, pertemuan kedua partai tersebut merupakan silahturahmi biasa saja.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

