Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

admin
By
admin
4 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza membeberkan bila pendampingan legalitas usaha dan pelatihan konten video menolong meningkatkan daya saing pengusaha mikro lokal di era digital.

Ia menyebut, konten berupa video pendek dan sesi LIVE terbukti mendorong kenaikan pesanan UMKM lokal masing-masing hingga 59 persen dan 135 persen lewat platform bagaikan Tokopedia dan TikTok Shop.

Wamen UMKM mengapresiasi konsistensi Tokopedia dan TikTok Shop dalam mendukung langkah strategis Pemerintah guna memperkuat kapabilitas pengusaha UMKM demi terus naik kelas di era digital.

Menurutnya, pentingnya kolaborasi lintas instansi maupun industri dalam menciptakan ekosistem yang utuh untuk pengusaha UMKM demi bertumbuh, berkembang, naik kelas dan usaha berkelanjutan.

“Platform e-commerce bagaikan Tokopedia dan TikTok Shop merupakan salah satu elemen mitra strategis dalam penguatan UMKM. Komitmen demi hadir langsung memperlihatkan bahwa transformasi digital wajib berjalan beriringan bersama penguatan kompetensi bisnis agar makin sejumlah pengusaha UMKM dapat #JualanNyaman, berdaya saing, dan tumbuh berkelanjutan seiring perkembangan zaman,” kata Helvi dalam siaran pers, Jumat (24/7/2026).

Sementara itu, Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Vonny Susamto menyampaikan, dukungan ini pun ditujukan memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia.

Dalam sambutan di salah satu rangkaian acara Kumitra Jambore 2026 yakni “Waktunya STARt! Jadi Juragan UMKM: #JualanNyaman bersama Tokopedia & TikTok Shop”, Vonny menegaskan pentingnya keterampilan menciptakan konten, baik video pendek maupun sesi LIVE, di era discovery commerce.

Vonny menuturkan, pemanfaatan fitur LIVE dan video pendek terus meningkat di kalangan penjual dan/atau affiliate di Tokopedia dan TikTok Shop. Di kuartal I 2026, jumlah sesi LIVE meningkat 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun semasih belumnya dan mendorong kenaikan pesanan sebesar 59 persen.

Sementara itu, jumlah video pendek meningkat 79 persen bersama pertumbuhan pesanan mencapai 135 persen.

“Lewat sinergi Tokopedia dan TikTok Shop serta didukung oleh kekuatan penemuan (the power of discoverability) TikTok, pengusaha UMKM khususnya mikro di Indonesia, termasuk di Yogyakarta, diharapkan dapat terus bertumbuh dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” beber dia.

Selain menghadirkan pelatihan pembuatan konten video, Tokopedia dan TikTok Shop juga menjalankan pendampingan pengurusan legalitas usaha, bagaikan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Hal ini dilakukan melalui kerja sama bersama Keaparatur negara kementerianan Perdagangan (Kemendag) yang diwakilkan oleh Esti Aprilia Kurniawati selaku Analis Perdagangan Kemendag.

“Selama ini saya masih belum mengurus legalitas usaha lantaran tidak tahu wajib mengawali dari mana. Pendampingan bagaikan ini amat menolong lantaran prosesnya menjadi makin jelas dan saya jadi makin percaya diri demi mengembangkan usaha dan #JualanNyaman ke depannya,” ujar salah satu peserta, Arom Melawati, pemilik Ar-H Batik.

“Selama ini saya masih mengandalkan foto produk demi berjualan. Melalui pelatihan ini, saya jadi makin memahami cara menciptakan konten video yang menarik agar produk saya makin mudah ditemukan dan dikenal oleh makin sejumlah pelanggan,” ujar salah satu peserta pelatihan yang merupakan pengusaha batik, Guslim sekaligus pemilik Collins Gallery 2020.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *