Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyampaikan kondisi Yuvita Tri Rezeki (29), pihak korban dugaan penganiayaan berat dan penyekapan selama tiga tahun oleh kekasihnya, Taufik Hidayat, di Kabupaten Bandung, terus memperlihatkan perkembangan positif setelah menjalani perawatan intensif.

Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSHS Bandung dr. Fitra Hergyana menyebutkan kondisi pihak korban kini mengawali membaik. Yuvita telah mampu duduk dan menjalankan aktivitas ringan sembari menjalani masa pemulihan semasih belum menjalani tindakan operasi.

“Alhamdulillah pasien pada saat ini memang telah dapat duduk, telah dapat beraktivitas dan pada hari semasih belumnya kami juga telah melaksanakan debridement atau pembersihan luka sambil menunggu operasi,” kata Fitra di Bandung, bagaikan dikutip dari Antara, Jumat.

Meski demikian, tim medis masih belum dapat mengonfirmasi jadwal operasi lantaran masih memprioritaskan penanganan infeksi yang dialami pihak korban.

“Saat ini memang masih ada infeksinya. Setelah infeksinya tertangani, baru operasi akan dilaksanakan,” ujarnya.

Fitra menerangkan proses penanganan tidak cuma difokuskan pada pemulihan luka fisik, namun juga mencakup pendampingan terhadap kondisi psikologis pihak korban.

Ia menyebutkan tindakan operasi nantinya akan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil evaluasi medis setelah setiap prosedur dijalankan.

“Operasi ini tidak dapat dilakukan cuma sekali. Kami akan menyaksikan hasil operasi pertama termakin dahulu semasih belum menentukan tindakan berikutnya,” katanya.

Semasih belumnya, Polda Jawa Barat menetapkan Taufik Hidayat sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita Tri Rezeki yang diduga berlangsung selama sekitar tiga tahun di sebuah rumah indekos di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Akibat peristiwa tersebut, pihak korban merasakan luka berat yang berdampak pada kondisi fisiknya, termasuk gangguan penglihatan, kesulitan berbicara, serta tidak dapat berjalan secara normal.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *