Korban Tewas Gempa Kolombia Tembus 180 Jiwa, 200 Orang Hilang dan Korban Luka 2.600 Pasien

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Operasi penyelamatan massal terus digenjot di seluruh wilayah barat Kolombia usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 meratakan ribuan bangunan pada Senin lalu. Sesejumlah 180 pihak korban jiwa telah terkonfirmasi bersama konsentrasi kerusakan terparah berada di Kota Cali dan Pereira.

Pendataan gabungan aparatur negara lokal mengindikasikan angka kematian yang berpotensi melampaui 240 jiwa. Presiden Abelardo de la Espriella langsung memberlakukan status darurat nasional demi mempercepat penanganan bencana skala besar ini.

Dampak gempa tak cuma menghancurkan infrastruktur fisik, namun juga memicu krisis kemanusiaan seketika di wilayah terdampak. Lebih dari 2.600 masyarakat sekitar dilaporkan merasakan luka-luka dan sekitar 200 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Laporan resmi pihak pemerintah mengonfirmasi makin dari 1.100 rumah hancur total serta 8.000 kediaman masyarakat sekitar merasakan kerusakan berat. Ribuan masyarakat sekitar di Cali dan Pereira terpaksa menghabiskan malam di ruang terbuka akibat tempat tinggal mereka roboh maupun takut akan potensi gempa susulan.

Pusat komando terpadu telah didirikan di Cali demi mengoordinasikan pencarian puluhan gedung bertingkat yang runtuh. Sesejumlah 45 bangunan di kota berpenduduk 2,2 juta jiwa tersebut ambruk total maupun parsial, menimbun ratusan orang di dalamnya.

Bagaimana Kondisi Evakuasi Korban di Pusat Bencana?

“Ada 239 orang yang masih terperangkap, bersama 949 luka-luka dan 45 bangunan yang runtuh total atau seuntukan,” kata Wali Kota Cali Alejandro Eder, dikutip MediaMerdeka.com dari BBC Internasional, Rabu (12/8/2026).

Kerusakan serius juga menimpa fasilitas medis vital, termasuk area perawatan anak di salah satu rumah sakit utama Cali. Tragedi memilukan turut terjadi di kawasan Calima saat bangunan sekolah Gimnasio Calima roboh dan menimpa para siswa.

“Anak-anak lain merasakan luka berat, bersama total 30 anak dirujuk ke pusat perawatan,” ujar Wali Kota Kotamadya Antonio Cadavid.

Pemerintah setempat memberlakukan jam malam mengawali pukul 20.00 hingga 06.00 waktu setempat guna mencegah penjarahan di area terdampak. Badan geologi nasional mencatat makin dari 70 kali gempa susulan terus menggoyang wilayah barat Kolombia sejak Senin pagi.

Dua gempa susulan berkecepatan magnitudo 3,6 kembali mengguncang kawasan San Jose del Palmar dan Santander pada Selasa dini hari. Situasi di Kota Pereira tak kalah kritis bersama konfirmasi 79 pihak korban tewas dari dinas pemadam kebakaran setempat.

Bagaimana Warga Lokal Merespons Bencana Gempa Ini?

Pemerintah Kota Pereira menerapkan kebijakan hari bebas kendaraan agar akses jalan sepenuhnya dikhususkan untuk armada penolong dan relawan. Ratusan masyarakat sekitar sipil bahu-membahu bersama petugas membongkar puing bangunan demi mencari pihak korban selamat.

“Tidak barangkali dapat bepergian di pusat kota. Di Alun-Alun Bolivar, setidaknya satu bangunan runtuh. Selain itu, ada struktur tempat bus dan truk terjebak, dan orang-orang takut struktur itu juga akan runtuh,” kata seorang masyarakat sekitar lingkungan Parque Industrial.

“Kami seluruh syok. Ini benar-benar mengerikan,” tambah masyarakat sekitar lokal tersebut saat menggambarkan situasi mencekam di sekitar bandara.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *