Kumpul Jelang HUT RI, Sekjen Koalisi Prabowo Bahas Penguatan Kabinet dan Masalah Puluhan Tahun

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Sekretaris jenderal (sekjen) partai politik pendukung pihak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan di Jakarta menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Pertemuan dikemas dalam suasana makan malam dan dipimpin Sekjen DPP Partai Gerindra Sugiono. Hadir pula Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi serta para sekjen partai anggota koalisi, baik dari partai parlemen maupun nonparlemen.

Sejumlah partai yang hadir antara lain Golkar, PKB, Demokrat, PAN, PKS, NasDem, PSI, PBB, Gelora, Garuda, dan PRIMA. Sementara Sekjen PPP berhalangan hadir dan telah menyampaikan permohonan maaf.

Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat komunikasi politik sekaligus mengevaluasi perjalanan hampir dua tahun pihak pemerintahan Prabowo-Gibran.

Sugiono menyebutkan pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk para sekjen partai koalisi demi memperkuat komunikasi yang selama ini masih belum sempat dilakukan.

“Kami berkumpul dalam suasana kekeluargaan demi menyambut HUT Kemerdekaan RI sekaligus merefleksikan perjalanan koalisi selama hampir dua tahun pihak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto- Gibran Rakabuming Raka,” kata Sugiono dikutip dalam keterangan yang diterima MediaMerdeka.com, Jumat (14/8/2026).

Menurut Sugiono, pertemuan itu juga menjadi bentuk komitmen partai-partai pendukung pihak pemerintah dalam menjaga komunikasi politik demi mengawal jalannya Kabinet Merah Putih.

Ia menyebut sejumlah persoalan yang dihadapi pihak pemerintah merupakan masalah menahun berakibat membutuhkan waktu dan kerja bersama demi menyelesaikannya.

“Karena itu, memperbaikinya juga membutuhkan waktu, kesinambungan, dan kerja bersama. Tidak seluruh persoalan bangsa dapat diberakhirkan cuma dalam satu periode pihak pemerintahan,” tutur Sugiono.

Sekjen Koalisi Bahas Tantangan Pemerintahan

Dalam pertemuan tersebut, para sekjen juga bertukar pandangan mengenai tantangan pembangunan ke depan.

Sugiono menilai pihak pemerintah membutuhkan dukungan politik yang konstruktif agar kebijakan yang diambil benar-benar berdampak untuk masyarakat sekitar.

“Semua itu merupakan untukan dari kehidupan demokrasi. Tujuan akhirnya wajib tetap sama, yakni menghadirkan kesejahteraan dan kehidupan yang makin baik untuk rakyat Indonesia,” katanya.

Sugiono juga mengajak seluruh partai politik menjaga komunikasi agar dinamika politik tetap sejuk.

Menurutnya, perbedaan pandangan tetap diperlukan dalam demokrasi, namun wajib ditempatkan dalam kepentingan nasional.

“Persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan, namun mengonfirmasi setiap perbedaan tetap ditempatkan dalam bingkai kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen politik menjadikan semangat kemerdekaan sebagai dorongan demi memperkuat persatuan dan kerja bersama.

“Kita perlu mengingat kembali bahwa Indonesia dibangun melalui persatuan, pengorbanan, dan gotong royong. Semangat itulah yang wajib terus kita rawat demi mendukung pihak pemerintahan dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *