Lahan Bekas Karhutla Jadi Kebun Sawit, Indonesia Ternyata Rajin Ekspor Produknya ke Israel

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Ekspor minyak sawit Indonesia ke Israel tetap berlangsung di tengah tidak adanya hubungan diplomatik formal antara kedua negara. Data perdagangan internasional memperlihatkan, pengiriman produk minyak sawit olahan Indonesia ke Israel mencapai US$21,60 juta sepanjang 2025.

Berdasarkan data World Integrated Trade Solution (WITS) yang bersumber dari perdagangan internasional, nilai ekspor minyak sawit Indonesia, tidak termasuk minyak sawit mentah (CPO), beserta fraksi cairnya ke Israel mencapai US$21,598 juta pada 2025. Volume ekspornya tercatat sesejumlah 19,19 juta kilogram atau sekitar 19.185 ton.

Data tersebut memperlihatkan bahwa perdagangan produk sawit bersama Israel masih berlangsung meskipun Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik formal bersama negara tersebut.

Pada 2024, nilai ekspor produk bersama kategori yang sama bahkan sedikit makin tinggi, yakni US$21,635 juta, bersama volume mencapai 21,91 juta kilogram atau sekitar 21.908 ton. Dengan demikian, nilai ekspor pada 2025 turun tipis sekitar 0,17% secara tahunan, sementara itu volumenya menyusut sekitar 12,4%.

Sementara itu, data WITS demi 2023 mencatat ekspor produk minyak sawit olahan Indonesia ke Israel senilai US$27,05 juta bersama volume 28,88 juta kilogram atau sekitar 28.883 ton. Angka tersebut memperlihatkan penurunan nilai maupun volume ekspor selama dua tahun berikutnya.

Meski demikian, data tersebut perlu dibaca secara spesifik lantaran cuma mencakup kategori produk bersama kode HS 151190, yakni minyak sawit selain minyak sawit mentah beserta fraksi cairnya. Angka ini bukan keseluruhan ekspor sawit Indonesia ke Israel, yang dapat mencakup kategori produk lain.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *