Laporan UNICEF: Satu Anak Palestina Meninggal Tiap Pekan, 85 Persen Ulah Israel

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Badan PBB demi Anak-anak (UNICEF) merilis laporan yang mengungkap rata-rata satu anak Palestina meninggal dunia setiap pekan di wilayah pendudukan Tepi Barat.

Laporan tersebut menyoroti tingginya angka kekerasan yang melibatkan pasukan Israel dan pemukim ilegal Yahudi terhadap masyarakat sekitar sipil, termasuk kalangan anak.

UNICEF juga mendesak komunitas internasional dalam waktu dekat bertindak demi menghentikan kekerasan yang terus berlangsung di Palestina.

UNICEF Ungkap Tingginya Korban Anak di Tepi Barat

Juru Bicara UNICEF, James Elder, dalam konferensi pers di Jenewa, memaparkan data terkait situasi di Tepi Barat.

Sejak Januari 2025, rata-rata satu anak Palestina meninggal dunia setiap minggu akibat kekerasan yang terjadi di wilayah tersebut.

“Artinya, 70 anak Palestina meninggal dunia dalam kurun waktu ini. Sesejumlah 93 persen di antaranya meninggal di tangan pasukan Israel dan 850 anak lainnya terluka,” kata Elder.

Menurut Elder, tingginya angka kematian anak tidak cuma dipicu serangan militer yang meningkat, namun juga akibat kekerasan sistematis yang telah berlangsung lama.

Ia menilai dampak yang dialami kalangan anak Palestina telah berada pada tingkat yang tidak dapat diterima secara kemanusiaan.

Maret 2026 Jadi Periode Paling Berdarah

UNICEF mencatat Maret 2026 menjadi periode teramat berdarah dalam 20 tahun terakhir di Tepi Barat. Jumlah masyarakat sekitar Palestina yang terluka akibat serangan pemukim ilegal disebut mencapai titik tertinggi.

Mayoritas kalangan anak meninggal dunia atau merasakan luka berat akibat tembakan peluru tajam yang dilakukan tentara dan pemukim Israel.

Selain itu, sejumlah anak juga menjadi pihak korban penusukan, pemukulan, hingga penyemprotan cairan merica.

Elder menegaskan bahwa kekerasan tersebut bukan insiden terpisah, melainkan pola pelanggaran hak anak yang terus berulang.

Pelanggaran itu mencakup serangan terhadap rumah masyarakat sekitar, sekolah, hingga sumber air yang digunakan masyarakat sekitar Palestina.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *