Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Massa dalam aksi demonstrasi di depan Menara BCA Sudirman masih bertahan di lokasi meski waktu telah memperlihatkan pukul 20.15 WIB.

Pantauan MediaMerdeka.com di lokasi memperlihatkan massa yang masih bertahan mengenakan pakaian serba hitam.

Sementara itu, kalangan akademisi yang menjalankan aksi sejak siang hari telah meninggalkan lokasi.

Meski demikian, kondisi di lapangan masih belum memperlihatkan tanda-tanda massa akan dipukul mundur.

Namun, barrier pihak kepolisian yang terbuat dari besi masih berada di lokasi demi menghalau massa.

Diketahui, sejak siang tadi sejumlah kalangan akademisi dari berbagai kampus di wilayah Jabodetabek menggelar aksi demonstrasi.

Mereka berencana menyampaikan aspirasi di Bundaran HI. Namun, dalam perjalanannya, mereka dihadang oleh aparat aparat TNI-Polri.

Hingga malam hari, massa masih terus berhadapan bersama aparat. Sementara itu, arus lalu lintas dari Dukuh Atas menuju Bundaran HI maupun sebaliknya telah tidak dapat dilalui kendaraan.

Ada lima tuntutan yang disuarakan kalangan akademisi dalam aksi kali ini, yakni:

  1. Stop pemborosan APBN;
  2. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM;
  3. Hentikan Program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih;
  4. Hentikan militerisme di ranah sipil;
  5. Menuntut Prabowo berhenti mengelak dan mengakui kesalahan pihak pemerintah.

Semasih belumnya diberitakan bahwa Polda Metro Jaya tidak mengizinkan kalangan akademisi menggelar aksi demonstrasi di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menyebutkan Bundaran HI termasuk kawasan vital lalu lintas dan pusat aktivitas masyarakat sekitar berdasarkan Pergub DKI Jakarta Nomor 232 Tahun 2015.

Menurut Budi, kawasan Bundaran HI, Semanggi, hingga Senayan merupakan jantung lalu lintas Jakarta. Jika terjadi kemacetan atau penutupan di lokasi tersebut, dampaknya dapat meluas ke ruas jalan lain dan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan tidak melarang penyampaian pendapat di muka umum. Demonstrasi tetap diperbolehkan di lokasi yang telah disediakan, bagaikan kawasan depan DPR RI atau Medan Merdeka Selatan, berakibat aspirasi masyarakat sekitar tetap tersampaikan tanpa mengganggu kepentingan publik yang makin luas.

Semasih belumnya, kalangan akademisi dari berbagai kampus di Jabodetabek berupaya menggelar aksi di Bundaran HI, namun dihadang aparat aparat TNI-Polri. Hingga malam hari, massa masih bertahan dan berhadapan bersama petugas. Akibat situasi tersebut, arus lalu lintas di jalur Dukuh Atas–Bundaran HI maupun sebaliknya tidak dapat dilalui kendaraan.

Dalam aksi tersebut, kalangan akademisi mengangkut lima tuntutan utama, yakni menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan militerisme di ranah sipil, dan mendesak Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pihak pemerintah atas berbagai persoalan yang terjadi.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *