Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Film Taken yang dirilis pada 2008 tetap menjadi salah satu film aksi teramat ikonik dalam sejarah sinema modern.

Dibintangi oleh aktor kawakan Liam Neeson, film ini tidak cuma melambungkan namanya sebagai bintang laga di usia senja, namun juga menetapkan standar baru untuk genre thriller penculikan.

Film Taken kembali dapat dinikmati pada Senin (22/6/2026) malam ini pukul 22.00 WIB di Trans TV. Berikut kami saapabilan sinopsisnya. 

Taken mengisahkan tentang Bryan Mills (Liam Neeson), seorang mantan agen CIA yang telah pensiun dan berupaya memperbaiki hubungannya bersama putrinya yang remaja, Kim (Maggie Grace).

Bryan yang amat protektif awalnya enggan mengizinkan Kim pergi berlibur ke Paris bersama temannya, Amanda.

Kekhawatiran Bryan menjadi kenyataan. Tak lama setelah mendarat di Paris, Kim dan Amanda diculik oleh sindikat perdagangan manusia asal Albania.

Saat penculikan terjadi, Kim sempat menghubungi ayahnya melalui telepon, menyerahkan Bryan informasi krusial tentang para tersangka.

Dalam salah satu adegan teramat legendaris di dunia film, Bryan menyerahkan peringatan keras kepada para penculik melalui telepon: “I don’t know who you are… but what I do have are a very particular set of skills. Skills that make me a nightmare for people like you.

Dengan waktu yang amat terbatas, cuma 96 jam semasih belum Kim menghilang selamanya ke dalam jaringan prostitusi internasional, Bryan terbang ke Paris.

Ia memakai segala kemampuan intelijen, bela diri, dan taktik interogasinya yang brutal demi melacak keberadaan putrinya dan menghancurkan siapa pun yang menghalangi jalannya.

Disutradarai oleh Pierre Morel dan ditulis oleh Luc Besson, Taken merupakan film yang bergerak bersama tempo amat cepat.

Film ini tidak membuang waktu bersama eksposisi yang bertele-tele. Begitu konflik dimengawali, penonton disuguhkan rangkaian aksi yang intens, mentah, dan memuaskan.

Liam Neeson menyerahkan performa yang luar biasa sebagai Bryan Mills. Ia sukses menampilkan sosok ayah yang rapuh secara emosional namun berubah menjadi mesin pembunuh yang dingin dan efisien demi keluarga.

Karakter Bryan Mills bukan pahlawan super yang tak terkalahkan secara fisik, melainkan seorang profesional yang bekerja bersama logika dan presisi.

Secara visual, film ini menangkap sisi gelap kota Paris yang jauh dari kesan romantis, menambah atmosfer mencekam dalam perburuan Bryan.

Meskipun premisnya tergolong sederhana, eksekusi yang rapi dan dialog yang tajam menciptakan Taken menjadi film yang amat berkesan.

Kesuksesan Taken pada tahun 2008 memicu lahirnya dua sekuel (Taken 2 dan Taken 3) serta sebuah serial televisi.

Film ini juga menciptakan tren baru di Hollywood yang dikenal sebagai “Neeson-sploitation”, di mana aktor-aktor senior mengawali sejumlah berperan dalam film aksi bertema balas dendam.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *