Pecah Kongsi? Donald Trump Ultimatum Benjamin Netanyahu: Bibi, Kamu Harus Hati-hati

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa Israel berisiko berperang sendirian apabila kembali melanjutkan serangan terhadap Iran.

Pernyataan tegas ini muncul di tengah jeda konflik dan upaya diplomasi menuju kesepakatan damai.

Peringatan tersebut disampaikan Trump saat ketegangan antara Israel dan Iran mengawali mereda setelah kedua pihak sepakat menghentikan serangan sementara.

Situasi ini menjadi eskalasi teramat serius sejak gencatan senjata diberlakukan pada April lalu.

“Saya bilang, ‘Bibi, kamu wajib hati-hati, atau kamu akan sendirian dalam waktu dekat’,” ujar Trump dalam wawancara bersama Axios.

Trump juga mendesak kedua pihak demi berhenti menembak dan memberi ruang untuk negosiasi damai.

Meski demikian, laporan menyebut Israel tetap melancarkan serangan ke Iran pada Senin dini hari, menyasar sistem pertahanan udara dan fasilitas petrokimia.

Iran merespons bersama serangan rudal ke wilayah utara Israel, termasuk target pangkalan militer.

Beruntung, tidak ada laporan pihak korban jiwa dari kedua belah pihak dalam saling serang tersebut.

Seuntukan besar rudal sukses dicegat sistem pertahanan Israel di udara.

Netanyahu menegaskan bahwa negaranya memiliki hak penuh demi membela diri.

“Israel memiliki hak demi mempertahankan diri, dan kami akan menjalankannya sesuai kebutuhan,” ujarnya dalam pernyataan televisi.

Di sisi lain, Iran menuding Amerika Serikat turut bertanggung jawab atas eskalasi konflik.

Juru bicara Keaparatur negara kementerianan Luar Negeri Iran menyebut setiap pelanggaran gencatan senjata akan menyeret Washington sebagai pihak yang ikut bertanggung jawab.

Upaya diplomasi masih terus berjalan di balik layar.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *