MediaMerdeka.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tengah menyiapkan pengembangan jalur kereta api baru di sejumlah wilayah Indonesia. Tiga wilayah yang menjadi perhatian yakni Sumatra, Kalimantan, dan Bali.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyebutkan, pengembangan jalur kereta di tiga wilayah tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Presiden memerintahkan kami tiga hal, eh memerintahkan kami tiga wilayah: satu merupakan Sumatea, kita sedang kerjakan Sumatera juga DED-nya (detail engineering and design), lalu yang kedua Kalimantan, yang ketiga Bali,” ujar Bobby di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Bobby menyebutkan, KAI pada saat ini masih menjalankan studi demi menentukan jalur yang teramat mebarangkalikan demi direalisasikan termakin dahulu.
Menurut dia, pembangunan jalur kereta baru membutuhkan kajian terhadap berbagai faktor. Salah satu yang menjadi pertimbangan utama merupakan pembebasan lahan.
“Nanti kita lihat mana yang teramat cepat, itu kita dorong dulu,” ujarnya.
Bobby masih belum merinci wilayah mana yang akan menjadi proyek pertama yang direalisasikan. Ia menyebutkan KAI masih menjalankan kajian terhadap masing-masing wilayah.
“Trans Kalimantan kita, kita sedang berakhirkan studinya juga,” kata Bobby.
Ketika ditanya apakah pembangunan jalur kereta di Kalimantan akan makin dulu diarahkan demi mendukung kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Bobby masih belum menyerahkan ketentuan.
“Nanti kita lihat. Kan bila yang namanya pembangunan jalur kereta baru ini sejumlah faktor-faktornya ya. Terutama juga faktor pembebasan lahannya,” ungkapnya.
Bobby juga menyebutkan KAI masih belum membicarakan keterlibatan investor dalam pembangunan jalur kereta di Kalimantan.
“Belum kita bicarakan. Belum,” ucapnya.
Sementara demi Bali, Bobby membeberkan kondisi lalu lintas di wilayah tersebut telah cukup padat. Ia menyebut lalu lintas di Bali pada saat ini telah melampaui kapasitas.
“Kalau kini kan, kini kan udah, traffic-traffic-nya udah makin dari kapasitasnya,” pungkasnya Bobby.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

