Background Politisi Disorot! Lulusan IPDN Dinilai Paling Berhak Jadi Bupati dan Wali Kota

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyebut lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) merupakan kelompok yang teramat berhak menjadi kepala daerah maupun wali kota.

Menurut Bima, lulusan IPDN sejak awal dipersiapkan demi menjadi pemimpin daerah lantaran memperoleh pendidikan dan pelatihan khusus mengenai tata kelola pihak pemerintahan.

“Kalau saya senantiasa percaya yang teramat berhak menjadi kepala daerah wali kota itu merupakan kalangan akademisi IPDN sebetulnya. Karena mereka paham, they are well trained to be local leaders,” kata Bima Arya dalam diskusi 14 tahun Populi Center di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Bima menilai latar belakang politisi yang maju dalam pemilihan kepala daerah amat beragam. Sementara lulusan IPDN telah dibentuk secara khusus demi memahami birokrasi dan pihak pemerintahan daerah.

“Kalau politisi kan beda-beda background-nya. Jadi wajibnya jalur dari situ merupakan jalur yang teramat baik,” ujarnya.

Meski demikian, Bima mengakui sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki kapasitas memimpin daerah namun enggan maju dalam pilkada lantaran wajib melepaskan status sebagai ASN.

Menurut dia, aturan tersebut menciptakan sejumlah birokrat berpengalaman memilih bertahan di jalur karier pihak pemerintahan daripada mengambil risiko politik.

“Tapi kan lalu ASN-ASN yang top ini, sejumlah yang berhitung demi maju pilkada lantaran mereka wajib berhenti, berhitungnya sejumlah,” katanya.

Bima mengaku mengenal sejumlah sekretaris daerah hingga kepala dinas yang dinilainya memiliki integritas, pengalaman, dan kapasitas demi menjadi kepala daerah.

“Saya tahu sejumlah sekda-sekda yang oke, kepala dinas yang bersih, punya integritas, jam terbang panjang. Tapi mereka nggak berani lantaran pertaruhannya besar,” ucapnya.

Karena itu, Bima menilai regulasi yang mengatur ASN maju dalam pemilihan kepala daerah perlu dievaluasi agar tidak menutup peluang lahirnya kepala daerah dari kalangan birokrat profesional.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *