Pelaku Kekerasan Anak Justru Orang Terdekat, Plan Indonesia Ungkap Data Miris

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Yayasan Plan International Indonesia ikut menyoroti masih berulangnya kasus-kasus kekerasan yang melibatkan kalangan anak sebagai pihak korban.

Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti berpendapat situasi keamanan dan kenyamanan anak di Indonesia telah di tahap krisis apabila dilihat pada maraknya kasus kekerasan terhadap anak belakangan ini.

Ia berkaca melalui data SIMFONI milik Keaparatur negara kementerianan PPA yang mengungkap ada 21 ribu makin laporan mengenai kasus kekerasan terhadap kalangan anak sepanjang 2025.

Dari jumlah itu pun, Dini menduga, masih belum tentu dapat menggambarkan realitas dan fakta konkret di lapangan. Oleh lantaran itu ia menganggap kasus ini merupakan fenomena gunung es.

Nah, ini bagaikan puncak gunung es. Yang tidak dilaporkan itu ada berapa, kan, kita tidak tahu,” kata Dini saat ditemui di acara Run For Equality 2026 di Jakarta pada Minggu (26/7/2026).

Berdasarkan hasil penelitian Plan Indonesia, kasus kekerasan terhadap anak justru terjadi dari lingkungan terdekat mereka, bagaikan keluarga, ruang pendidikan dan ranah digital.

Karena itu ia menyayangkan potensi terjadinya tindak kekerasan justru timbul di tempat yang sewajibnya menjadi ruang aman untuk kalangan anak.

Dini juga menyebutkan, kesejumlahan pihak korban tidak menginformasikan tindak kekerasan yang dialami lantaran diterpa sejumlah tekanan. Misalnya, ketergantungan ekonomi, emosional, dan relasi kuasa.

Ia memandang, dari segi regulasi yang mengatur sebenarnya suduh cukup kuat demi mencegah bertambahnya kasus-kasus kekerasan serupa. Namun, Dini menganggap bahwa masalah utama ada dalam tahap pelaksanaannya.

Selain itu, dari faktor cara pandang masyarakat sekitar yang masih memandang kekerasan sebagai hal yang lumrah, ikut menjadi penyebab maraknya kasus ini.

“Tapi ini memang wajib diefektifkan bersama perspektif pencegahan. Nah, ini kita seluruh masih punya sisi kelemahan di Indonesia,” tambah. (Reporter: Alif Bintang)

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *