Percuma Kali Krukut Ditata Kalau Warga Masih Buang Sampah ke Sungai

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melayangkan teguran terbuka kepada masyarakat sekitar terkait kebiasaan membuang sampah sembarangan ke aliran sungai.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat meninjau proses pengerukan yang menjadi untukan dari penataan Anak Kali Krukut di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).

Pramono menggarisbawahi, proyek penataan aliran sungai sepanjang 2.315 meter ini bakal kehilangan manfaat apabila perilaku masyarakat sekitar tidak kunjung berubah.

“Kami mengimbau kepada masyarakat sekitar demi menumbuhkan kesadaran agar tidak membuang sampah ke sungai. Percuma kami lakukan perbaikan apabila kebiasaan membuang sampah masih ada, lantaran hal itu akan menciptakan sungai cepat tersumbat kembali,” tegasnya.

Sikap tegas tersebut mendapat dukungan dari jajaran legislatif Kebon Sirih.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah, menegaskan bahwa secanggih apa pun upaya pihak pemerintah akan berujung sia-sia tanpa adanya partisipasi publik.

“Sebagus apa pun Pemda menjalankan pembangunan atau perbaikan, apabila tidak didukung masyarakat sekitar tentunya tidak akan berjalan bersama baik,“ tuturnya saat dikonfirmasi.

Menurut Ida, rasa kepemilikan terhadap kebersihan kali wajib tertanam kuat di benak setiap masyarakat sekitar bantaran demi kemaslahatan bersama.

“Ini bukan cuma demi Pemda DKI atau Pak Gubernur, namun demi kita bersama, khususnya masyarakat sekitar yang tinggal di sekitar bantaran kali,“ lanjut legislator Fraksi PDIP tersebut.

Kegiatan pengerukan sedimen di kawasan Tanah Abang ini sendiri menjadi penanganan perdana yang terealisasi setelah hampir enam dekade tidak dilakukan.

Pemerintah menginginkan kesadaran lingkungan masyarakat sekitar kian tumbuh beriringan bersama penataan fisik yang dijadwalkan bergulir hingga akhir 2028.

Rencananya, wilayah tersebut bakal disulap menjadi kawasan terpadu serta dilakukan perbaikan terhadap sarana sanitasi masyarakat sekitar setempat.

“Kami akan menata ini menjadi kawasan terpadu secara matang, termasuk pembangunan turap, penataan MCK komunal yang makin baik, serta penghijauan di sepanjang bantaran,“ tandas Pramono.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *