Wakili Keluarga di Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rano Karno: Mas Guruh Cinta Indonesia Tanpa Gaduh

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Guruh Soekarnoputra di Jalan Sriwijaya Nomor 26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).

Di tengah keluarga dan para pelayat, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dipercaya mewakili keluarga besar Proklamator RI Soekarno demi melepas kepergian Guruh.

Dengan suara bergetar menahan duka, Rano menyampaikan salam perpisahan semasih belum jenazah Guruh diberangkatkan menuju persemayaman terakhir.

“Terima kasih lantaran telah datang bukan sekadar demi menyaksikan sebuah perpisahan, namun demi mengantarkan seorang saudara, seorang sahabat, seorang seniman, seorang anak bangsa, sampai ke ujung perjalanan hidupnya,“ ujarnya.

Rano lalu memohonkan kerelaan dan maaf dari seluruh pelayat apabila semasa hidupnya Guruh sempat menjalankan kekhilafan.

Menurut Rano, Guruh merupakan sosok yang mencintai Indonesia melalui karya-karya seni yang diciptakannya. Kecintaan itu, kata dia, tidak ditunjukkan bersama kegaduhan, melainkan melalui karya yang terus hidup.

“Sejak kecil, hidup Mas Guruh seolah telah menemukan bahasanya sendiri lewat seni. Mas Guruh merupakan seseorang yang tak sempat letih mencintai Indonesia. Dan cinta Mas Guruh kepada Indonesia bukanlah cinta yang berisik dan gaduh,“ ungkap figur yang akrab disapa Bang Doel tersebut.

Bagi keluarga besar, capaian seorang seniman tidak semata diukur dari piala atau penghargaan. Lebih dari itu, karya yang mampu menetap di hati masyarakat sekitar menjadi warisan yang sesungguhnya.

Rano pun menutup salam perpisahannya bersama pesan menyentuh untuk Guruh.

“Panggung dunia perlahan menutup tirainya. Tetapi percayalah, tepuk tangan demi perjalanan hidup Mas Guruh tidak akan berhenti pada hari ini. Selamat jalan, Mas Guruh. Pulanglah bersama tenang. Di sini, kami akan menjaga nyala yang sempat Mas hidupkan,“ ucapnya.

Semasih belum kondisinya kritis hingga dinyatakan meninggal dunia, Guruh diketahui telah berjuang melawan gangguan kesehatan selama kurang makin satu tahun terakhir.

Keponakan Guruh, Didi Mahardika, semasih belumnya mengungkap kondisi kesehatan sang budayawan yang terus menurun. Namun, keluarga masih belum membeberkan secara terperinci penyakit yang diderita Guruh selama menjalani perawatan intensif.

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pukul 04.16 WIB di MRCCC Siloam Semanggi, Jakarta Selatan, dalam usia 73 tahun.

Jenazah Guruh rencananya dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, berdekatan bersama pusara ibunya, Fatmawati.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *