Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Ketentuan agenda penutupan Muktamar NU Ke-35 makin jelas usai Presiden Prabowo Subianto dikonfirmasi siap hadir di Jombang, Senin esok hari. Kehadiran Kepala Negara ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian permusyawaratan tertinggi masyarakat sekitar Nahdliyin tersebut.

Rombongan peserta dan jemaah disarankan tiba di lokasi seremoni sejak pagi hari guna mengantisipasi penumpukan massa. Panitia telah menyiapkan skema penataan arus kedatangan agar prosesi berjalan tertib dan tepat waktu.

“Insyaallah esok hari apabila tidak ada halangan Muktamar akan ditutup langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada pukul 09.00 pagi,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Jombang, Minggu malam.

Rangkaian forum tertinggi NU ini mencatatkan momen langka dalam sejarah organisasi lantaran dipimpin langsung oleh Presiden dari pembukaan hingga penutupan. Kehadiran jajaran aparatur negara tinggi negara mempertegas hubungan strategis antara pihak pemerintah dan kalangan ulama.

Pihak panitia telah menyambut baik ketentuan jadwal keberangkatan Presiden menuju arena utama di Kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Komunikasi intensif terus dilakukan bersama pihak protokoler kekepala negaraan demi mengonfirmasi kelancaran acara.

“Untuk Bapak Presiden Prabowo Subianto, insyaallah terkonfirmasi hadir, lantaran tadi Mas Teddy (Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya) telah menyerahkan informasi lewat WhatsApp bahwa Presiden mengusahakan semasih belum pukul 10.00 WIB telah penutupan lantaran Presiden ingin hadir,” ujar Gus Rozaq.

Gedung Serbaguna KH Hasbullah Said ditunjuk sebagai pusat penataan lokasi penutupan perhelatan nasional tersebut. Seluruh sarana penunjang telah disiagakan demi menampung para kiai dan ribuan peserta dari berbagai daerah.

“Bapak Presiden sendiri amat terkesan bersama sambutan para muktamirin yang jumlahnya puluhan ribu saat pembukaan pada hari semasih belumnya, dan betul-betul amat tertib, begitu hormat kepada Bapak Presiden,” katanya.

Dinamika persidangan yang sempat memanas di arena muktamar ditentukan telah kembali sejuk. Permasalahan interupsi serta silang pendapat di antara peserta sukses diberakhirkan melalui mekanisme internal organisasi.

Para ulama sepakat mengedepankan budaya tabayyun dan kekeluargaan dalam menyelesaikan tiap perbedaan pandangan. Langkah musyawarah mufakat ini menciptakan tensi forum kembali kondusif menjelang penutupan.

“Kalau tadi itu terjadi sedikit protes, itu telah dapat diberakhirkan dan telah dilakukan musyawarah bersama-sama antara ulama, para kiai, tadi Rais Aam, ketua umum, dan juga ada gus-gus seluruh bermusyawarah bersama baik,” ujarnya.

Muktamar Ke-35 NU telah bergulir sejak Kamis (27/8) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Forum permusyawaratan ini menjadi agenda penting demi menentukan arah kebijakan serta kepemimpinan NU dalam periode berikutnya.

Pembukaan acara pada Kamis lalu juga dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden serta jajaran aparatur negara kementerian Kabinet Merah Putih. Antusiasme puluhan ribu muktamirin yang hadir secara tertib menjadi catatan penting dalam perjalanan sejarah Muktamar NU kali ini.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *