Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenang perannya dalam merealisasikan investasi Hyundai ke Indonesia melalui pembangunan pabrik electronic vehicle (EV) pada 2022 lalu.

Menkeu Purbaya awalnya menagih janji Hyundai soal pembangunan pabrik EV di Indonesia. Ia pun ikut menanyakan berapa persen produksi kendaraan tersebut.

“Apakah ada orang Hyundai di sini? Anda telah bikin EV berapa di sini? Berapa persen? Dulu katanya waktu inves, janji mau bikin pabrik EV-nya. Sudah berapa persen kini? Ayo teriak,” katanya dalam acara GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, dikutip Kamis (6/8/2026).

Ia lalu menceritakan pengalamannya saat menolong realisasi investasi Hyundai kala masih menjabat di Keaparatur negara kementerianan Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, yang dikepalai Luhut Binsar Pandjaitan.

Kala itu, Hyundai cuma memerlukan waktu empat bulan demi mengurus perizinan semasih belum menjalankan ground breaking pabrik EV pertamanya di Indonesia.

“Jadi waktu Hyundai datang ke sini, dia bilang ‘Kita ingin pabrik, buat pabrik di Indonesia. Tapi kami ingin dukungan penuh. Ya telah kamu dukung apa? Terserah Anda dapat dukung apa’. Saya bilang saya dukung seluruh. Jadi sejak dia datang, sampai ground break, cuma butuh empat bulan, gratis lagi,” kenang Purbaya.

Sejak itu, Hyundai cuma mendatangi kantor Kemenko Marves demi mengurus segala perizinan. Purbaya cuma tinggal memanggil pihak terkait demi menolong pengurusan tersebut.

Jika memerlukan izin terkait, dia dapat memanggil Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Untuk izin impor barang, Keaparatur negara kementerianan Perdagangan (Kemendag) turut dipanggil.

Begitu pula bersama izin pajak, Purbaya memanggil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Keaparatur negara kementerianan Keuangan (Kemenkeu) demi mengurus berkas tersebut.

“Dalam waktu empat bulan, mereka sukses menjalankan peletakan batu pertama,” kata Purbaya.

Untuk diketahui, PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) telah meresmikan pabrik pertamanya di kawasan Asia Tenggara yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, sebagaimana dikutip dari situs resmi Hyundai.

Dengan kapasitas hingga 250.000 unit per tahun, pabrik ini akan menjadi pabrik otomotif pertama yang memproduksi Battery Electric Vehicles (BEV) secara massal yang dimengawali bersama produksi model mobil listrik terbaru Hyundai kala itu, IONIQ 5.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *