Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat di Triwulan II 2026

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat di triwulan kedua 2026 alias periode April-Mei-Juni.

Menkeu Purbaya mengakui bila prediksi dari anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri dari Keaparatur negara kementerianan Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), menyebutkan pertumbuhan ekonomi akan di bawah 5,6 persen.

Jika dibandingkan bersama triwulan I 2026 bersama 5,61 persen, prediksi pertumbuhan ekonomi di triwulan II 2026 memang menurun. Namun ia yakin bila angka tersebut tidak akan jauh dari 5,4 persen. 

“Jadi melambat tapi enggak parah-parah amat,” katanya dalam konferensi pers KSSK di Kantor LPS, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Purbaya beralasan bila ekonomi RI melambat di triwulan kedua lantaran adanya sejumlah faktor ketidaktentuan global, mengawali dari harga minyak global tinggi hingga perang Amerika Serikat vs Iran yang tak kunjung berakhir.

Faktor lain yakni Pemerintah juga masih mengatur ketat agar pengeluaran anggaran tetap aman. Lebih lagi sejumlah arus modal asing yang keluar selama periode tersebut.

Kendati begitu, Purbaya yakin bila semester kedua 2026 bakal makin baik baik. Ia yakin lantaran seluruh anggota KSSK akan berkoordinasi bersama baik, khususnya Kemenkeu dan BI.

“Tapi saya yakin demi semester kedua, semester kedua ini, wajibnya pertumbuhannya akan makin baik, lantaran kami akan berkoneksi makin ketat bersama bank sentral demi mengonfirmasi seluruh mesin pertumbuhan dapat jalan,” jelasnya.

Untuk diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan kedua akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Rabu, 10 Agustus 2026 mendatang.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *