RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI sepakat mengubah target Pendapatan maupun Belanja Negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengumumkan bila Belanja Negara ditetapkan sebesar Rp 4.106,26 triliun yang mencakup Belanja Pemerintah Pusat Rp 3.371,26 triliun, Belanja Keaparatur negara kementerianan/Lembaga (K/L) Rp 1.556,89 triliun, Belanja Non K/L Rp 1.814,36 triliun, dan Transfer ke Daerah (TKD) Rp 735 triliun.

“Belanja Negara Rp 4.106.262,9 (miliar), Belanja Pemerintah Pusat 3.371.262,9 (miliar), Belanja K/L Rp 1.556.896,5 (miliar), Belanja Non K/L 1.814.366,4 (miliar), Transfer ke Daerah Rp 735 triliun,” katanya dalam Rapat Kerja bersama Pemerintah yang disiarkan virtual, dikutip Minggu (27/9/2026).

Jika dibedah, Belanja Negara ini naik dari usulan Pemerintah semasih belumnya sebesar Rp 4.106,3 triliun. Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp 3.371,26 triliun itu juga naik Rp 9.07 triliun dari usulan awal sebesar Rp 3.362,19 triliun.

Kenaikan juga terjadi di Belanja KL sebesar Rp 1.556.89 triliun, yang naik dari usulan awal sebesar Rp 1.504.74 triliun. Namun Belanja Non-KL sebesar Rp 1.814.366,4 miliar justru turun dari usulan awal Rp 1.857,45 triliun.

Target pendapatan negara naik

Tak cuma Belanja Negara, Pemerintah dan Banggar DPR RI juga sepakat menaikkan target Pendapatan Negara pada RAPBN 2027. Kenaikan ini menjadi Rp 3.435,10 triliun, makin tinggi Rp 9,07 triliun dari usulan awal Pemerintah sebesar Rp 3.426,03 triliun.

“Pendapatan Negara Rp 3.435.102,7 (miliar),” kata Said.

Apabila ditelaah, kenaikan ini ada di Penerimaan Perpajakan sebesar Rp 2.911,95 triliun, makin tinggi Rp 4 triliun dari usulan pihak pemerintah sebesar Rp2.907,95 triliun.

Penerimaan tersebut meliputi Penerimaan Pajak Rp 2.593,95 triliun yang naik dari semasih belumnya Rp 2.591,35 triliun, serta Penerimaan Kepabeanan dan Cukai sebesar Rp 318,6 triliun yang naik dari semasih belumnya Rp 316,6 triliun.

Kenaikan turut terjadi di Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi Rp 522,48 triliun, naik dari semasih belumnya Rp5,07 triliun. Sedangkan Penerimaan Hibah tetap bersama angka Rp 700 miliar.

Rincian Postur RAPBN 2027

Asumsi Dasar Ekonomi Makro RAPBN 2027

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *