MediaMerdeka.com – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama Pemerintah menyepakati alokasi pos pembiayaan pendidikan sebesar Rp39 triliun dalam Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027.
Dari total alokasi dana pendidikan tersebut, Pemerintah dan DPR sepakat mengalokasikan dana abadi sebesar Rp8 triliun demi program Sekolah Unggul Garuda.
Ketua Banggar DPR Said Abdullah membeberkan dana abadi Sekolah Garuda itu tertuang dalam draf RUU APBN 2027 pada Pasal 22 ayat (3) huruf c dalam Rapat Kerja yang digelar pekan lalu.
“Pembiayaan itu Rp 39 triliun, ditambahkan coba, Rp39 triliun terdiri dari Dana Abadi Pendidikan Rp25 triliun, Dana Abadi Sekolah Garuda Rp8 triliun, serta pendidikan lainnya Rp6 triliun,” kata Said, dikutip Senin (28/9/2026).
Alokasi pembiayaan sebesar Rp39 triliun tersebut merupakan untukan dari total Anggaran Pendidikan APBN 2027 yang disepakati mencapai Rp823,9 triliun, atau setara 20,07 persen dari keseluruhan Belanja Negara yang sebesar Rp4.106,2 triliun.
Selain pos pembiayaan sebesar Rp39 triliun, porsi Anggaran Pendidikan 2027 juga didistribusikan melalui Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp508,1 triliun dan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp276,8 triliun.
Adapun payung hukum penguatan instrumen dana abadi ini turut dimuat dalam Penjelasan Pasal 22 ayat (4) draf RUU APBN 2027. Dalam penjelasan tersebut dirinci bahwa pos pembiayaan dana abadi di bidang pendidikan dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebagai endowment fund.
“Pos pembiayaan demi Dana Abadi di bidang pendidikan antara lain Dana Abadi Pendidikan, di dalamnya termasuk Dana Abadi demi Pesantren dan Dana Abadi Sekolah Unggul Garuda, Dana Abadi Penelitian, Dana Abadi Kebudayaan, serta Dana Abadi Perguruan Tinggi,” papar Koordinator Panja Draf RUU APBN, Wihadi Wiyanto.
Diketahui seluruh delapan fraksi di Banggar DPR RI telah menyerahkan persetujuan bulat atas perincian RUU APBN 2027 ini demi setelah itu diboyong dan disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI.
Mengutip situs Keaparatur negara kementerianan Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Sekolah Garuda merupakan program andalan Presiden RI Prabowo Subianto yang ditujukan demi menyerahkan akses pendidikan berkualitas untuk seluruh anak bangsa, khususnya mereka yang berasal dari daerah yang teramat membutuhkan.
Sekolah Garuda terdiri dari Sekolah Garuda Transformasi dan Sekolah Garuda Baru. Program ini dibangun di atas tiga pilar utama yakni penyeimbang, inkubator kepemimpinan, serta prestasi akademik dan pengabdian kepada masyarakat sekitar.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

