RI Butuh Investasi, Suahasil Mulai Andalkan Danantara Tahun Depan

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Pemerintah dan DPR RI baru saja mengesahkan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) menjadi UU APBN 2027. 

Usai pengesahan UU APBN 2027,  Pemerintah mengonfirmasi bahwa pengelolaan perekonomian tidak cuma akan mengandalkan APBN murni, namun juga mengoptimalkan instrumen investasi baru negara, yakni BPI Danantara.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa APBN 2027 didesain agar tetap kredibel dan sehat demi menjalankan fungsi pertumbuhannya. 

Namun demi mempercepat ekspansi ekonomi, peningkatan kualitas tenaga kerja, serta penciptaan barang dan jasa, pihak pemerintah akan bergerak sinergis bersama Danantara.

“Kami akan bekerja, pihak pemerintah akan bekerja, Keaparatur negara kementerianan Keuangan akan bekerja bersama seluruh keaparatur negara kementerianan lain, dan kami juga akan bekerja bersama Danantara yang merupakan alat baru negara ini,” ujarnya dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Rabu (30/9/2026).

Menkeu Suahasil menekankan bahwa Danantara telah disiapkan demi langsung memetakan peluang investasi strategis secara fleksibel guna memperkuat struktur perekonomian domestik.

“Telah mengawali bekerja demi secara spesifik menyaksikan ruang-ruang investasi, ruang-ruang penciptaan produk barang dan jasa, ruang-ruang demi menyerap tenaga kerja melalui dana investasi negara,” imbuhnya. 

Lebih lanjut Menkeu Suahasil menyebut bila demi menciptakan ekonomi Indonesia yang terus tumbuh, Pemerintah mengonfirmasi bakal terus menjaga APBN makin kredibel. 

“Kami di APBN akan terus menjaga APBN berakibat kredibel, berakibat APBN dapat menumbuhkan dan terus melindungi masyarakat sekitar,” tegasnya.

Asumsi dasar ekonomi makro UU APBN 2027 

Postur APBN 2027

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *