Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Mayoritas responden survei Parameter Politik Indonesia (PPI) mendukung perombakan atau reshuffle aparatur negara kementerian dalam Kabinet Merah Putih pihak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sesejumlah 62,2 persen responden menegaskan setuju terhadap perombakan kabinet, sementara 14,7 persen menegaskan tidak setuju.

Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno memaparkan hasil survei tersebut dalam peluncuran survei nasional bertajuk “Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran” di Jakarta, Minggu.

Dalam survei itu, sesejumlah 23,1 persen responden lainnya tidak menyerahkan jawaban.

Temuan tersebut memperlihatkan dukungan terhadap evaluasi dan pergantian aparatur negara kementerian cukup besar di tengah perjalanan dua tahun pihak pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, hasil survei tersebut tidak merinci alasan responden menyetujui ataupun menepis perombakan kabinet.

PPI juga mengukur penilaian masyarakat sekitar terhadap kinerja aparatur negara pihak pemerintahan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati posisi teratas bersama perolehan 15,4 persen sebagai aparatur negara yang dinilai memiliki kinerja terbaik.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyusul di posisi kedua bersama 14,5 persen, sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir berada di urutan ketiga bersama 6 persen.

Berikutnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf memperoleh 4,5 persen dan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia sebesar 3,2 persen.

Dalam daftar 10 besar, Menteri Perumahan Rakyat Maruarar Sirait memperoleh 2,1 persen, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian 1,5 persen, dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan 1,1 persen.

Dua posisi terakhir ditempati Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bersama 0,9 persen dan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani bersama 0,8 persen.

Sementara itu, Prabowo telah menjalankan serangkaian perombakan Kabinet Merah Putih sejak dilantik pada 20 Oktober 2024.

Hingga 15 Oktober 2026, perombakan kabinet tercatat berlangsung dalam sembilan gelombang. Pergantian tersebut mencakup aparatur negara kementerian, wakil aparatur negara kementerian, aparatur negara kekepala negaraan, pimpinan lembaga, hingga aparatur negara tinggi aparat TNI dan Polri.

Besarnya dukungan publik terhadap reshuffle menjadi salah satu catatan dalam evaluasi dua tahun pihak pemerintahan Prabowo-Gibran. Di sisi lain, hasil penilaian kinerja aparatur negara memperlihatkan perbedaan tingkat pengenalan atau apresiasi responden terhadap anggota kabinet, bersama Amran Sulaiman dan Teddy Indra Wijaya berada di posisi teratas.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *