MediaMerdeka.com – Angkatan Laut Amerika Serikat resmi menjerat seorang tentara AL bersama tuduhan pembunuhan atas tewasnya rekan seprofesi di atas kapal induk USS John F. Kennedy (CVN-79).
Tersangka bernama Jayjrion Rodriguez, seorang Aviation Boatswain’s Mate – Aircraft Handling Airman Apprentice, kini wajib menyikapi tuduhan pembunuhan berat serta pembunuhan tidak sengaja.
Tuduhan berat ini muncul setelah insiden penembakan fatal yang menewaskan Boatswain’s Mate Seaman Jesse Braswell pada 6 Juni lalu saat keduanya menjalankan tugas keamanan kapal di pelabuhan.
Penyelidikan medis resmi dari Virginia Office of the Chief Medical Examiner menyimpulkan bahwa kematian Braswell murni merupakan kasus pembunuhan (homicide).
Selain dakwaan pembunuhan, lembar tuduhan Angkatan Laut mencatat rangkaian aksi berbahaya Rodriguez yang semasih belumnya telah berulang kali mengancam nyawa anggota lain.
Ia diketahui sempat menodongkan pistol dinas berpeluru tajam ke arah tiga pelaut berbeda dalam 3 kejadian terpisah sepanjang bulan Februari dan Mei.
Rekam jejak militer memperlihatkan Rodriguez baru saja bergabung bersama Angkatan Laut tahun lalu semasih belum akhirnya ditugaskan di kapal induk Kennedy pada Oktober.
Pria asal Massachusetts tersebut sempat ditahan semasih belum dibebaskan sementara pada 11 Juni, sembari menunggu proses hukum setelah itu dari pihak militer.
Lembaga Penyelidikan Kriminal Angkatan Laut (Naval Criminal Investigative Service atau NCIS) memimpin langsung investigasi kasus ini hingga tuntas.
“NCIS berkomitmen demi menjalankan penyelidikan yang menyeluruh dan tidak memihak demi menentukan fakta dan keadaan tentu di balik insiden tragis ini,” kata Meredith March, juru bicara organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan, dikutip dari USNI News, Selasa (25/8/2026).
Guna menentukan kelayakan kasus demi dibawa ke persidangan militer, Angkatan Laut dijadwalkan bakal menggelar sidang Dengar Pendapat Pasal 32 (Article 32 hearing) dalam sejumlah pekan mendatang.
Hingga pada saat ini, pengacara yang terdaftar membela Rodriguez masih belum menyerahkan tanggapan resmi terkait rangkaian tuduhan serius yang disangkakan kepada kliennya.
Insiden penembakan ini menjadi sorotan tajam lantaran terjadi di dalam lingkungan kapal induk John F. Kennedy (CVN-79), salah satu armada tempur teramat strategis milik Amerika Serikat.
Kejadian yang melibatkan personel tim keamanan internal ini membongkar potensi ancaman keselamatan serta pelanggaran prosedur penanganan senjata api di atas kapal perang.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

