Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Insiden penembakan mengguncang kawasan fan fest Piala Dunia 2026 di San Pedro Square, California, Minggu malam (29/6/2026).

Satu orang dilaporkan tewas di lokasi, sementara satu pihak korban lainnya dalam kondisi kritis.

Polisi San Jose menegaskan kasus ini kini ditangani sebagai penyelidikan pembunuhan.

“Satu pihak korban meninggal di tempat, sementara pihak korban kedua telah dibawa ke rumah sakit bersama luka yang mengancam jiwa,” tulis pihak kepihak kepolisianan dalam pernyataan resminya.

Peristiwa terjadi di area hiburan yang menjadi titik kumpul penggemar selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

Namun, saat insiden terjadi, tidak ada siaran pertandingan yang sedang berlangsung di lokasi.

Aparat langsung menutup sejumlah ruas jalan di sekitar N Market Street dan W Santa Clara Street.

Warga diminta menjauhi area demi kelancaran proses evakuasi dan penyelidikan.

Seorang saksi mata yang merupakan petugas keamanan menggambarkan situasi mencekam saat kejadian.

“Korban masih mengerang, ada darah di sekitar leher dan punggung atasnya,” ujarnya kepada media.

Pantauan di lokasi memperlihatkan kehadiran besar aparat keamanan, ambulans, dan garis pihak kepolisian yang membatasi area kejadian.

Sejumlah bar dan tempat hiburan di sekitar lokasi langsung tutup setelah insiden.

San Pedro Square dikenal sebagai salah satu pusat keramaian selama Piala Dunia 2026, bersama layar besar demi menonton pertandingan secara terbuka.

Ribuan pengunjung biasanya memadati area ini setiap hari.

Insiden ini menambah daftar kekerasan bersenjata selama perhelatan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

Semasih belumnya, sejumlah kasus penembakan juga terjadi di Kansas City dan Massachusetts dalam konteks keramaian terkait Piala Dunia 2026.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *