Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Tragedi penembakan di Islamic Center San Diego, Amerika Serikat, Senin (18/5) waktu setempat menyisakan kisah heroik seorang petugas keamanan bernama Amin Abdullah.

Ayah delapan anak itu tewas setelah berusaha melindungi jamaah dan siswa saat dua remaja bersenjata menyerbu kompleks masjid.

Insiden berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 11.40 waktu setempat ketika dua tersangka mengenakan pakaian loreng masuk ke area masjid dan melepaskan tembakan.

Tiga orang dilaporkan tewas, termasuk Amin Abdullah, seorang pegawai toko makanan di kompleks masjid, serta seorang guru bernama Mohamed Nader.

Kepala Kepihak kepolisianan San Diego, Scott Wahl, menyebutkan tindakan Amin sukses mencegah jumlah pihak korban yang makin besar.

“Kami percaya petugas keamanan menolong meminimalkan situasi agar tidak meluas. Tindakannya heroik, dia menyelamatkan nyawa pada hari ini,” ujar Wahl dilansir dari Reuters.

Sahabat pihak korban, Abdul Saleem, membeberkan Amin sempat menyadari situasi mencurigakan semasih belum penembakan terjadi.

“Setiap kali dia menyaksikan orang-orang itu, dia berkata, ‘Ada sesuatu yang aneh. Tutup pintunya,’” kata Saleem.

Sementara itu, Mohamed Nader disebut datang dari rumahnya yang berada tepat di seberang jalan setelah mendengar suara tembakan.

Mohamed Nader berusaha mengonfirmasi istrinya yang bekerja di pusat kegiatan Islam tersebut dalam keadaan aman.

“Ketika mendengar tembakan, dia datang demi menyaksikan apa yang terjadi lantaran istrinya bekerja di sana,” ujar Saleem.

Dua tersangka yang diduga menjalankan penyerangan diidentifikasi sebagai Cain Clark berusia 17 tahun dan Caleb Velasquez berusia 18 tahun.

Keduanya lalu ditemukan tewas di dalam kendaraan sejumlah blok dari lokasi kejadian akibat luka tembak yang diduga dilakukan sendiri.

Polisi membeberkan ibu salah satu tersangka semasih belumnya sempat melapor bahwa anaknya hilang bersama sejumlah senjata api dan mobil keluarga.

Ibu tersangka juga menyebut putranya meninggalkan catatan bunuh diri dan memiliki kecenderungan ingin mengakhiri hidup.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *