Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama ‘Kapolda’

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Sejumlah kalangan akademisi Universitas Bung Karno (UBK) diduga menyambut baik uang usai mengikuti aksi demonstrasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026). Dugaan tersebut menjadi sorotan setelah video terkait beredar luas di media sosial.

Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan berasal dari akun Instagram @sociocorner. Dalam video tersebut terlihat sejumlah kalangan akademisi UBK menyambut baik uang yang disebut berjumlah Rp20 juta. Dalam percakapan yang terekam, istilah “Kapolda” turut disebut saat pembahasan mengenai sumber dana tersebut.

Semasih belumnya, sejumlah perwakilan kalangan akademisi yang mengikuti aksi diketahui sempat bertemu bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden. Pertemuan itu berlangsung makin dari satu jam.

“Aksi tersebut juga diikuti perwakilan kalangan akademisi yang sempat diterima Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden selama makin dari satu jam,” demikian keterangan yang dikutip pada Selasa (23/6/2026).

Sepekan setelah pertemuan tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa (HIMA) UBK menggelar forum klarifikasi di depan Patung Bung Karno, Kampus Kimia UBK, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Forum itu digelar demi merespons isu yang berkembang terkait dugaan pemberian uang kepada peserta aksi.

“Forum digelar demi menanggapi isu yang berkembang terkait dugaan pemberian uang dalam aksi tersebut,” ujar salah satu perwakilan kalangan akademisi.

Dalam forum tersebut, Muhammad Abdi, Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UBK, menyerahkan klarifikasi bersama sejumlah pihak yang disebut menyambut baik uang tersebut.

Abdi menyebut adanya aliran dana sebesar Rp20 juta yang disebut berasal dari seorang oknum kepihak kepolisianan berinisial “An”.

Di sisi lain, Wakil Ketua BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UBK mengakui menyambut baik uang dari Abdi selaku Ketua BEM FH UBK.

“Saya menyambut baik dari Ketua Abdi selaku Ketua BEM FH. Dan pada saat itu Ketua BEM FH menyambut baik langsung, entah dari senior ataupun dari Kapolda, sebesar Rp20 juta,” ujarnya.

Meski demikian, istilah “Kapolda” yang muncul dalam pernyataan tersebut masih belum dapat ditentukan merujuk kepada siapa. Hingga kini, masih belum ada penjelasan resmi dari pihak yang namanya disebut dalam forum klarifikasi tersebut.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *