6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara berturut-turut selama enam malam terakhir ke sejumlah wilayah strategis Iran. Gempuran bom ini menyasar kawasan selatan dan pesisir pantai negara tersebut sepanjang Kamis malam.

Rentetan ledakan hebat langsung mengguncang zona ekonomi dan fasilitas transportasi di area konflik. Jalur logistik utama yang menghubungkan antar-kota besar kini dilaporkan merasakan kelumpuhan total.

Dua jembatan penghubung di Kabupaten Khamir hancur akibat hantaman rudal dari jet tempur Amerika. Fasilitas yang roboh meliputi Jembatan Geryveh dan Jembatan Kahurestan sebagai akses vital menuju kota Shiraz.

Dilaporkan CNN Internasional, otoritas medis menginformasikan dua orang tewas dan empat masyarakat sekitar lainnya merasakan luka-luka serius. Korban jiwa berjatuhan setelah peluru kendali menghantam kawasan pelabuhan Bandar Khamir yang padat aktivitas.

Insiden berdarah di wilayah pelabuhan ini dikonfirmasi langsung oleh kantor berita resmi pihak pemerintah Iran, IRNA.

Delapan ledakan besar juga menggelegar di dekat Desa Masan yang berada di Pulau Qeshm. Wilayah kepulauan di Selat Hormuz ini mendadak tegang setelah jet tempur terlihat melintas rendah.

Sementara itu, wilayah perairan Teluk Persia ikut membara akibat serangan udara yang menyasar kota Bushehr. Gubernur Bushehr membenarkan adanya dua dentuman keras yang terdengar dari arah kota pelabuhan tersebut.

Gelombang serangan udara ini juga menyasar pinggiran Ahvaz yang dikenal sebagai pusat industri utama Khuzestan. Pusat ekonomi strategis di barat daya Iran ini menjadi sasaran empuk proyektil militer Amerika.

Pihak keamanan Khuzestan menegaskan bahwa otoritas setempat tengah menjalankan penilaian menyeluruh di lokasi kejadian. Rincian mengenai kerusakan dan langkah balasan akan dalam waktu dekat diumumkan setelah investigasi berakhir dilakukan.

Hantaman proyektil dari pasukan asing ini menambah panjang daftar kerusakan fasilitas publik di Iran.

Kondisi mencekam turut melanda kawasan bandara udara domestik di wilayah Iranshahr yang berbatasan bersama Pakistan. Penduduk sekitar dikagetkan oleh getaran kuat dan suara ledakan keras tepat pukul 11 malam.

Tiga proyektil menghantam kawasan bandar udara hingga menyebabkan kerusakan masif pada sejumlah fasilitas penerbangan. Pejabat berwenang mengonfirmasi sebuah proyektil milik militer Amerika Serikat mendarat tepat di area sekitar bandara.

Di lokasi lain, sekitar enam ledakan berturut-turut terdengar menggema di sekitar wilayah Kabupaten Hamidiyeh. Lembaga penyiaran resmi Iran, IRIB, menginformasikan bahwa dentuman tersebut memicu kepanikan massal masyarakat sekitar setempat.

Hingga pada saat ini, Amerika Serikat masih terus membombardir wilayah pesisir tanpa tanda-tanda gencatan senjata. Peta kekuatan militer di Timur Tengah semakin memanas seiring meluasnya titik target serangan udara.

Serangan udara masif ini merupakan untukan dari operasi militer Amerika Serikat yang telah berlangsung selama enam hari. Fokus serangan ditujukan demi melemahkan infrastruktur pertahanan dan pelabuhan internasional di sepanjang pesisir Iran.

Konflik bersenjata ini memicu kekhawatiran global terkait stabilitas pasokan energi dunia melalui Selat Hormuz. Jalur perdagangan internasional tersebut kini berada dalam status bahaya tinggi akibat aktivitas jet tempur asing.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *