PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – PT PLN (Persero) mengonfirmasi pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat bukan didikarenakankan oleh krisis batu bara maupun kekurangan pasokan energi primer. Pemadaman dilakukan sebagai langkah manajemen beban setelah terjadi gangguan operasional pada sistem pembangkit.

Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat, Mukhlis Zarkasih, menyebutkan kebijakan pemadaman bergilir diterapkan secara terbatas dan terukur demi menjaga keandalan sistem kelistrikan selama proses pemulihan berlangsung.

“Adanya padam di sejumlah lokasi merupakan langkah manajemen beban secara terbatas dan terukur demi menjaga keandalan sistem kelistrikan Kalimantan Barat,” kata Mukhlis dalam keterangannya, Jumat.

Menurut dia, gangguan operasional pada pembangkit menyebabkan pasokan listrik ke sistem kelistrikan Kalbar masih belum kembali optimal berakibat pengaturan beban menjadi langkah yang wajib dilakukan.

“Langkah tersebut wajib dilakukan menyusul adanya gangguan operasional pembangkit yang menyebabkan suplai listrik masih belum optimal,” ujarnya.

Mukhlis menegaskan masyarakat sekitar tidak perlu khawatir terhadap isu krisis batu bara lantaran kondisi pasokan energi primer masih aman.

“Kondisi ini tidak terkait bersama ketersediaan energi primer maupun batu bara, yang pada saat ini dalam kondisi aman,” tegasnya.

Di wilayah Singkawang dan Bengkayang, Manager PT PLN (Persero) UP3 Singkawang, Made Hary Palguna, menerangkan gangguan terjadi pada sistem suplai pembangkit yang memasok kebutuhan listrik di kedua wilayah tersebut.

“Proses perbaikan telah dilakukan sejak sehari semasih belumnya, namun pasokan listrik masih belum dapat kembali normal berakibat masih diperlukan pemadaman bergilir bersama durasi maksimal sekitar lima jam di sejumlah lokasi,” katanya.

Made menyebutkan selama proses pemulihan, PLN memprioritaskan pasokan listrik ke fasilitas vital bagaikan rumah sakit dan kantor pelayanan pihak pemerintahan agar layanan publik tetap berjalan.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengonfirmasi seluruh sumber daya terus dikerahkan demi mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.

Berdasarkan pengumuman PLN UID Kalimantan Barat, pemadaman bergilir pada Jumat dilakukan di sejumlah wilayah bagaikan Bengkayang, Pontianak, Singkawang, dan Kubu Raya.

Di tengah proses pemulihan tersebut, pemadaman listrik menuai keluhan dari masyarakat sekitar dan tersangka usaha. Anggota DPRD Kota Singkawang, Sumberanto Tjitra, mengimbau PLN menyerahkan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab gangguan agar masyarakat sekitar tidak berspekulasi.

“Namun ketika terjadi gangguan yang berdampak luas bagaikan pada saat ini, komunikasi kepada masyarakat sekitar wajib makin ditingkatkan. Dengan adanya penjelasan yang terbuka, masyarakat sekitar tidak perlu berspekulasi mengenai penyebab gangguan berakibat kepercayaan publik terhadap PLN tetap terjaga,” ujarnya.

Keluhan juga datang dari tersangka usaha laundry di Kabupaten Bengkayang yang mengaku merasakan kerugian akibat pemadaman listrik tanpa pemberitahuan makin awal berakibat sejumlah pesanan pelanggan tidak dapat diberakhirkan sesuai jadwal.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *