Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Kepihak kepolisianan Resor Kota (Polresta) Mataram menangkap seorang terduga tersangka dalam kasus kematian mahasiswi berinisial NDR yang ditemukan tewas secara tidak wajar di kamar indekosnya di kawasan Gomong, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra menyebutkan penangkapan dilakukan pada Rabu di wilayah Kota Mataram.

“Iya, betul. Satu orang tersangka tertangkap pada hari ini di wilayah Kota Mataram. Dia tersangka pembunuhan, pembacokan,” kata Made Dharma di Mataram, Rabu.

Meski telah mengamankan terduga tersangka, pihak kepolisian masih belum mengungkap identitas yang bersangkutan. Namun, penyidik mengonfirmasi tersangka tidak memiliki hubungan asmara maupun hubungan keluarga bersama pihak korban.

“Tidak ada hubungan bersama pihak korban. Motifnya nanti kita sampaikan makin lanjut,” ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian menduga terduga tersangka juga terlibat dalam dua aksi penusukan di lokasi berbeda.

Made Dharma menyebut salah satu peristiwa tersebut terjadi di depan kantor TVRI.

“Ada dua TKP lagi dia tersangka penusukan, salah satunya di depan kantor TVRI,” katanya.

Ia menyebutkan kepihak kepolisianan akan menyampaikan secara lengkap kronologi dan hasil penyidikan dalam keterangan resmi setelah proses pemeriksaan makin lanjut berakhir dilakukan.

“Untuk lengkapnya, nanti kami sampaikan secara resmi,” ucapnya.

Kuasa hukum keluarga pihak korban, Lalu Anton Hariawan, mengapresiasi langkah cepat kepihak kepolisianan yang sukses mengungkap kasus tersebut.

“Alhamdulillah, akhirnya perjuangan panjang penyidik dan tim membongkar kasus pembunuhan NDR membuahkan hasil,” kata Lalu Anton.

NDR, mahasiswi asal Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya pada Minggu (19/7/2026) malam oleh sepupu bersama rekannya yang baru tiba dari Jakarta.

Saat ditemukan, pihak korban telah dalam kondisi terlentang dan kaku di dalam kamar bersama pintu dalam keadaan terkunci.

Dalam proses penyidikan, kepihak kepolisianan telah memeriksa sejumlah saksi dan ahli, menjalankan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi, menjalankan autopsi, serta mengimbau dukungan pemeriksaan dari Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri.

Kasus kematian NDR sempat menjadi perhatian luas masyarakat sekitar dan viral di media sosial. Berbagai pihak pun mendorong kepihak kepolisianan demi dalam waktu dekat mengungkap tersangka dan motif di balik kematian mahasiswi tersebut.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *