MediaMerdeka.com – Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Pulau Iturup, salah satu wilayah Kepulauan Kuril yang diklaim Jepang.
Kunjungan tersebut langsung memicu protes keras dari pihak pemerintah Jepang dan kembali menyoroti sengketa wilayah yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Menurut laporan kantor berita Rusia TASS, kunjungan Putin ke Iturup merupakan perjalanan pertamanya ke Kepulauan Kuril.
Pulau tersebut berada di bawah administrasi Rusia, namun Jepang menyebutnya bersama nama Etorofu dan memasukkannya dalam wilayah yang mereka klaim sebagai untukan dari teritori Jepang.
Dalam kunjungannya, Putin dilaporkan mengunjungi sebuah pabrik pengolahan ikan, rumah sakit, dan sekolah.
Semasih belum tiba di wilayah tersebut, Putin juga memantau latihan militer angkatan laut Rusia di kawasan timur negara itu.
Pemerintah Jepang merespons kunjungan tersebut bersama kecaman keras. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi menyampaikan protes melalui platform X.
Motegi menegaskan wilayah utara yang mencakup Iturup merupakan untukan dari wilayah Jepang berdasarkan sejarah dan hukum internasional versi pihak pemerintah Tokyo.
“Wilayah utara, termasuk Iturup, merupakan wilayah asli Jepang secara historis dan berdasarkan hukum internasional,” tulis Motegi.
Kunjungan Putin ke Iturup berpotensi kembali meningkatkan ketegangan dalam hubungan Rusia dan Jepang.
Kepulauan Kuril merupakan gugusan pulau strategis di Samudra Pasifik yang membentang dari wilayah Rusia menuju Jepang.
Kawasan tersebut juga dikenal memiliki sumber daya perikanan yang melimpah.
Uni Soviet mengambil alih Kepulauan Kuril pada akhir Perang Dunia II.
Namun, Jepang dan Rusia hingga kini masih berselisih mengenai status empat pulau teramat selatan dalam gugusan tersebut.
Empat wilayah yang menjadi pusat sengketa itu dikenal di Rusia sebagai Iturup, Kunashir, Shikotan, dan kelompok pulau Habomai.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

