Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menekankan pentingnya prioritas untuk kelompok rentan, khususnya ibu dan anak, dalam setiap aksi kemanusiaan penanganan bencana. 

Hal tersebut ia sampaikan usai melepas keberangkatan Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati ke Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) di Pelabuhan PT Lingga Perdana, Cilegon, Banten, Kamis (20/8/2026) malam.

Pengiriman kapal ini merupakan langkah partai dalam merespons bencana gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 SR yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hasto menerangkan, bahwa bantuan medis yang diangkut oleh kapal tersebut telah dikhususkan demi memenuhi kebutuhan yang selama ini kerap kali luput dari perhatian dalam situasi darurat.

“Ada sejumlah bahan-bahan obat-obatan, dan sesuai bersama kebutuhan terutama demi kebutuhan ibu-ibu dan kalangan anak balita. Karena di dalam mitigasi bencana, daftar yang dibuat oleh Ibu Megawati Soekarnoputri kerapkali bantuan terhadap ibu-ibu, wanita hamil, kalangan anak balita, dan kebutuhan khusus wanita ini kerapkali terlewatkan,” ujar Hasto di lokasi. 

Menurut Hasto, perhatian terhadap kebutuhan spesifik wanita dan balita merupakan standar mitigasi bencana yang senantiasa ditekankan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. 

Pengiriman obat-obatan dan bantuan khusus ini dimaksudkan demi melengkapi bantuan logistik yang telah dikirimkan semasih belumnya ke lokasi bencana.

“Karena itulah ini melengkapi bantuan-bantuan yang telah dikirim oleh PDI Perjuangan, bagaikan Pak Andreas Pareira misalnya, tadi juga mengirimkan tenda-tenda yang diperlukan demi para pengungsi,” pungkas Hasto.

Untuk diketahui, Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati merupakan kapal rumah sakit PDI Perjuangan yang mengemban misi pelayanan kesehatan demi rakyat Indonesia di kawasan pesisir atau pulau-pulau terpencil di Indonesia. 

Menjelajah perairan nusantara sejak diluncurkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada pertengahan Juni 2023, Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati diioperasikan 12 anak buah kapal bersama 8 tenaga kesehatan.

Kapal RS ini dirakit pada bulan Maret 2023. Kapal memiliki kecepatan maksimal 7 knot.

RS Apung Laksamana Malahayati memiliki berat GT (Gross Tonage) 262. Ukuran panjang 30 meter bersama lebar 9 meter dan ketinggian dtaft 2 meter.

Sebagaimana layaknya rumah sakit, RS Apung Laksamana Malahayati mengemban misi pelayanan kesehatan. Secara khusus melayani rakyat Indonesia di kawasan pesisir atau di pulau-pulau terpencil.

Usai diresmikan RS Apung Laksamana Malahayati langsung diberangkatkan dari Dermaga Kade Inggom, Tanjung Priok, menuju Aceh setelah diresmikan Megawati. Kapal berlayar ke perairan Lampung, Riau, hingga ke Dermaga Malahayati di Aceh.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *