Olah TKP Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polisi Temukan Selongsong 5,56 Mm dan 9 Mm

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Tim Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menemukan bukti baru saat menjalankan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus penembakan tiga aparatur sipil negara (ASN) di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Aparat mengamankan selongsong peluru dari dua kaliber berbeda di lokasi penembakan, yakni kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo menegaskan bahwa keterangan saksi mata menyebut para tersangka mengangkut dua pucuk senjata api laras panjang ketika melepaskan tembakan.

Keberadaan selongsong peluru 5,56 milimeter di TKP memperkuat indikasi penggunaan senjata laras panjang tersebut.

“Penyidik, Kamis ini, telah menjalankan olah TKP dan menemukan sejumlah barang bukti,” kata Yusuf di Jayapura, Kamis (10/2026) malam.

Selain proyektil senjata laras panjang, temuan selongsong peluru kaliber 9 milimeter turut mengindikasikan adanya senjata api laras pendek yang digunakan dalam aksi teror tersebut.

Kendati demikian, keterangan dari saksi yang diperiksa masih belum mengungkap keberadaan tersangka yang menenteng senjata laras pendek saat pengadangan berlangsung.

Aparat kepihak kepolisianan masih menjalankan penyelidikan intensif demi mengidentifikasi seluruh tersangka yang bertanggung jawab atas tewasnya tiga abdi negara dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tersebut.

Peristiwa penembakan maut tersebut terjadi ketika rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dalam perjalanan kembali menuju Wamena, Rabu (9/9).

Rombongan baru saja mendistribusikan bantuan pangan berupa ternak babi kepada masyarakat sekitar di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima.

Saat melintas di Distrik Muliama atau sekitar 20 kilometer dari Wamena, kendaraan rombongan diadang kelompok bersenjata.

Tiga orang ASN gugur dalam insiden itu, yakni Aprida Rapi, Alfonsius Albinus Meha, dan Willi Mbuik.

Jenazah Willi Mbuik telah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan dijadwalkan tiba pada Jumat (11/9) melalui Jakarta.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani membeberkan hasil penyelidikan sementara menduga para penyerang terafiliasi bersama kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama.

Aparat terus mendalami struktur dan identitas anggota kelompok yang terlibat langsung di lapangan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *