Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda kompak posting foto duduk berdampingan. Netizen pun ramai menyerahkan komentar-komentarnya. Mulai dari komentar awas Cinlok, hingga didoakan cocok hingga berjodoh.

Postingan itu terlihat di masing akun Gubernur Ahmad Luthfi di @ahmadluthfi_official dan akun Gubernur Sherly Tjoanda di @s_tjo. Gubernur Sherly posting termakin dahulu pada Senin 15 September 2026 sore.

Total ada 11 postingan foto yang diunggah Gubernur Sherly. Dari jumlah itu, tiga frame foto diantaranya sedang memperlihatkan duduk berdampingan bersama Gubernur Ahmad Luthfi.

Di sekitar mereka ada Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Beberapa jam setelahnya, akun Gubernur Ahmad Luthfi juga memposting foto yang mirip. Ada sejumlah postingan foto, namun foto duduk berdampingan bersama Sherly juga ditaruh sebagai foto utama di postingan.

Menariknya, postingan keduanya telah disukai ratusan ribu kali dan memperoleh komen sesejumlah ribuan kali. Menariknya lagi, komen-komen netizen justru mendoakan keduanya.

Harus diketahui bahwa keduanya keduanya pada saat ini berstatus single. Ahmad Luthfi berstatus duda dan Sherly janda.

“Duda dan janda premium limited edition. Cocok…,” komentar akun @pakdejateng.

“Pak Luthfi cocok ya sama bu Sherly yang cantik banget,” komentar akun @kanarajanitra.

“Pak titip salam buat bu Sherly nggih pak,” tulis @ulfiyam sambil membubuhkan emoticon love.

“Fotonya bagus,” tullis akun @aji_prasetyo.

“Mumpung lagi jomblo… gerak cepat selak direbut koko koko,” tulis akun @adnanbrsl.

Setelah di cek, dua kepala daerah rupanya sedang mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pimpinan DPR RI dan Mendagri Tito Karnavian. Masing-masing Gubernur diminta memaparkan kondisi dan isu agraria di wilayah-masing-masing.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebutkan, memproteksi Lahan Sawah Dilindungi (LSD) merupakan upaya yeng terus dilakukan demi menjaga produktivitas pangan di wilayahnya serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Berdasarkan data, lahan pertanian di Jawa Tengah sekitar 1,5 juta hektare. Dari luasan itu, pada 2025 lalu produktivitas padi atau gabah kering giling (GKG) dapat mencapai hampir 11 juta ton dan berkontribusi sebesar 15,6% gabah kering nasional. Sementara demi tahun 2026 ini ditargetkan produksi padi di Jawa Tengah hingga akhir tahun sebesar 10,5 juta ton.

“Sawah hilang tidak barangkali akan kembali. Kita perlu mempertahankan luas lahan pertanian, agar jangan sampai beralih fungsi,” tegas Luthfi.

Bahkan, dikatakan dia, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Jateng telah memakini target minimum 87%. Hal itu sebagaimana ditetapkan oleh Keaparatur negara kementerianan ATR/BPN. Walaupun demikian, demi di sejumlah daerah perkotaan masih terkenda, lantaran terbatasnya lahan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *