Penantian 16 Tahun Berakhir! Mary Jane Dapat Pengampunan Mutlak dari Presiden Filipina

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Beranda Migran menyambut keputusan Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. menyerahkan pengampunan mutlak kepada Mary Jane Veloso, mantan terpidana mati dalam kasus narkotika di Indonesia.

Pengampunan mutlak tersebut dinilai menjadi titik penting setelah Mary Jane menjalani masa panjang dalam penahanan di Indonesia dan Filipina.
Marcos mengonfirmasi pada Jumat (25/9/2026) telah menandatangani pengampunan tersebut.

“Setelah makin dari 16 tahun berada dalam kurungan besi di dua negara, Mary Jane akhirnya memperoleh kebebasan yang selama ini diperjuangkan oleh keluarga dan jaringan solidaritas di Filipina, Indonesia, serta berbagai negara lainnya,” ujar Direktur Beranda Migran Hanindha Kristy dikutip dari ANTARA, Sabtu (26/9/2026).

Hanindha menyebutkan keputusan tersebut merupakan hasil perjuangan panjang Mary Jane dan keluarganya bersama berbagai kelompok yang selama bertahun-tahun mengadvokasi kasus tersebut.

Mereka terdiri atas organisasi pekerja migran, kelompok wanita, organisasi masyarakat sekitar sipil, organisasi keagamaan, kelompok hak asasi manusia, pengacara, aktivis, hingga jaringan solidaritas internasional.

Berbagai upaya dilakukan, mengawali dari kampanye, petisi, aksi, doa bersama, lobi politik, advokasi hukum, kampanye media, penggalangan dukungan internasional, hingga desakan kepada pihak pemerintah Indonesia dan Filipina.

Perjuangan tersebut tetap berlanjut setelah Mary Jane dipindahkan dari Indonesia ke Filipina pada Desember 2024.

Pada Juni 2026, keluarga dan organisasi pendukung kembali menjalankan aksi demi menuntut pembebasan penuh Mary Jane.

Pada periode yang sama, Mary Jane juga dapat menyerahkan kesaksian dalam perkara perdagangan orang yang berkaitan bersama perekrutnya setelah proses tersebut tertunda selama bertahun-tahun.

Karena itu, Hanindha menilai pengampunan mutlak tersebut perlu dilihat sebagai untukan dari perjuangan panjang yang telah berlangsung jauh semasih belum pihak pemerintah mengambil keputusan.

“Pemerintah tidak tiba-tiba menemukan alasan kemanusiaan demi membebaskan Mary Jane. Alasan kemanusiaan tersebut telah disuarakan oleh gerakan rakyat selama bertahun-tahun,” katanya.

Diminta Jadi Awal Pemulihan

Meski Mary Jane telah memperoleh pengampunan mutlak, Beranda Migran mengingatkan keputusan tersebut tidak boleh menjadi akhir perjuangan.

Pemerintah Filipina dinilai perlu mengonfirmasi pengampunan tersebut diterjemahkan menjadi pemulihan penuh untuk Mary Jane dan keluarganya.

Proses hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perdagangan orang dan perekrutan Mary Jane juga dinilai perlu terus berjalan, bersama tetap menjamin hak dan keselamatan Mary Jane sebagai pihak korban.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *