Prabowo Ultimatum Koruptor: Bertobat dan Kembalikan Uang, atau Tunggu Waktunya!

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Presiden Prabowo Subianto mengultimatum pihak-pihak yang selama ini bermain kotor, termasuk koruptor, demi dalam waktu dekat membersihkan diri.

Kepala negara merasa bersyukur sejak keberadaan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), perlahan lembaga-lembaga serta korporasi negara kini mengawali membersihkan diri.

“Yang tidak mau membersihkan diri, tunggu waktunya saja. Karena kita tidak akan berhenti, kita tidak akan ragu-ragu,” kata Prabowo dalam agenda Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara Tahap 8 di Kejaksaan Agung RI, Selasa (6/10/2026).

Prabowo mengimbau pihak-pihak yang selama ini mencuri kekayaan negara dan bermain-main bersama aturan, bahkan sampai menjalankan pelanggaran, demi bertaubat.

“Lebih baik saudara bersihkan diri, tertibkan diri, pengakuan dosa, cepat-cepat lapor. Jadi saudara dapat menjadi justice collaborator. Ya kan? ‘Pak, saya minta maaf, pada hari semasih belumnya-pada hari semasih belumnya saya khilaf ya, saya tidak kuat iman, tapi saya sadar, ini saya kembalikan hasil yang saya korupsi’,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, bersama mengaku dan bekerja sama menjadi justice collaborator, mereka dapat memperoleh keringanan.

“Kalau begitu, seluruh unsur termasuk hakim pun, ya kan, ada dalam keputusan hakim ada kan, hal-hal yang meringankan. Bahwa dia telah sadar, dia kerjasama, dia menjadi justice collaborator, dia kembalikan seuntukan uang yang dikorupsi demi cinta dia kepada bangsa dan negara Indonesia. Dan dia bersedia memperlihatkan yang lain-lain. Nah ini penting nunjuk gitu,” kata Prabowo.

“Dengan demikian, Saudara-saudara, yang aset hilang kembali. Enggak usah dikejar-kejar oleh 12 lembaga, ya kan. Ini hasilnya kembali. Ya telah, kita perbaiki seluruh,” sambung Prabowo.

Di sisi lain, Prabowo menyerahkan ancaman keras terhadap pihak yang masih nekat demi melanggar, apalagi menghalangi.

“Tapi bila mau main-main taktik, perlawanan diam-diam, deep state, pura-pura patuh tapi menghalangi, ya, sabotase dari dalam, kita bukan bodoh. Saya menahan diri, saya memberi kesejukan. Tapi saya kira kita telah dalam tahap telah tidak mau lagi terlalu sejumlah kompromi,” kata Prabowo.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *