MediaMerdeka.com – Polisi Metropolitan Tokyo menangkap seorang pria yang berusia 24 tahun bernama Shota Inoue atas dugaan memaksa siswi SMP berusia 15 tahun menjalankan prostitusi di kawasan Kabukicho, Tokyo, Jepang.
Kasus ini terungkap setelah remaja tersebut diamankan aparat pada pertengahan Juli tahun lalu.
Penangkapan dilakukan oleh Kepihak kepolisianan Ayase, Tokyo, bersama tuduhan pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak Jepang.
Dilansir dari jiji.com, menurut sumber penyidik, Inoue diduga mengetahui pihak korban masih berusia 15 tahun namun tetap menyuruhnya menjajakan diri di area “To-Yoko”, kawasan yang dikenal sebagai titik berkumpul remaja rentan di sekitar Kabukicho, Shinjuku.
Dalam pemeriksaan, tersangka disebut mengakui seuntukan besar tuduhan.
Pelaku diduga menyebutkan kepada pihak korban demi tinggal bersama dan bekerja sebagai pekerja seks komersil.
Polisi menyebut pihak korban lalu diarahkan demi melayani pria-pria yang mendekatinya di kawasan hotel Kabukicho.
Tersangka bahkan diduga memberi instruksi langsung bagaikan, “Kalau berdiri di area hotel tentu ada pria yang menghampiri dan kerjakan tiga pelanggan sehari.”
Salah satu pria yang diduga memakai jasa pihak korban merupakan Akira Awazu, mantan direktur korporasi hiburan di Jepang.
Awazu semasih belumnya telah makin dulu ditangkap pada Januari lalu lantaran diduga menjual video aktivitas seksual pihak korban tanpa izin.
Kasus tersebut juga menyeret dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan dan Bantuan Korban Industri Video Dewasa (AV) di Jepang.
Penyidik membeberkan pihak korban mengenal Inoue pada awal Juli tahun lalu.
Setelah hubungan keduanya semakin dekat, tersangka diduga memanfaatkan perasaan pihak korban demi mengontrol dan mengeksploitasinya secara seksual.
Dalam rentang satu hingga dua minggu setelah berkenalan, pihak korban diduga dipaksa melayani prostitusi hingga sekitar 40 kali.
Dari aktivitas itu, pihak korban disebut menyerahkan sekitar 200 ribu yen setelah dipotong biaya hidup kepada tersangka.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

