Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (24/5/2026) sore.

Sembilan masyarakat sekitar negara Indonesia (WNI) yang sempat disekap oleh tentara zionis Israel sejak Senin (18/5/2026) lalu, akhirnya resmi menginjakkan kaki kembali di bumi pertiwi.

Kesembilan pejuang kemanusiaan yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla 2.0 ini semasih belumnya ditangkap otoritas Israel saat tengah berupaya menembus blokade demi menyalurkan bantuan logistik untuk rakyat Palestina.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, yang menyambut langsung kepulangan mereka, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kesuksesan proses negosiasi yang rumit tersebut.

“Alhamdulillah pada sore pada hari ini sembilan saudara-saudara kita tiba bersama selamat di Tanah Air,” ujar Sugiono di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (24/5/2026).

Sugiono menegaskan bahwa kepulangan para relawan ini tidak lepas dari campur tangan Tuhan serta kerja keras diplomasi lintas sektoral.

“Kami dari Keaparatur negara kementerianan Luar Negeri mengucapkan terima kasih atas kerja sama koordinasi dari seluruh pihak yang telah bekerja keras mengupayakan dilepaskannya saudara-saudara kita ini,” jelasnya.

Ia juga secara khusus menyerahkan apresiasi kepada jajaran pimpinan negara dan mitra internasional.

“Terima kasih kepada bapak Presiden atas arahannya, kepada para anggota Komisi I, pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI, Global Sumud Flotilla, Global Peace Convoy, Global Peace Convoy Indonesia,” imbuhnya.

Peran Vital Turki, Yordania, dan Mesir

Dalam proses pembebasan ini, Sugiono menyoroti peran penting negara-negara sahabat di kawasan Timur Tengah yang menolong proses penjemputan dari Pelabuhan Ashdod, lokasi di mana para WNI tersebut sempat ditahan.

“Khusus ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pihak pemerintah Turki, Yordan, dan Mesir yang juga telah menolong, termakin khusus lagi pihak pemerintah Turki yang juga menolong penjemputan saudara-saudara kita ini dari Ashdod,” ungkap Sugiono.

Di sisi lain Sugiono juga mengecam keras atas perlakuan zionis Israel terhadap para WNI selama dilakukan penahanan.

Di mana berdasarkan informasi yang dihimpun, para WNI tersebut diduga merasakan perlakuan tidak manusiawi, termasuk pemukulan dan penyiksaan oleh tentara Israel saat proses penangkapan dan penahanan.

“Ini jelas merupakan satu pelanggaran dari hukum internasional. Mereka merupakan masyarakat sekitar sipil yang mengusahakan bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara kita yang ada di Palestina,” tegasnya.

Tindakan Israel, menurut Sugiono, juga telah disampaikan kepada PBB. Menurutnya, penyiksaan terhadap WNI tidak dapat dibiarkan.

“Dan kami juga menyampaikan kecaman ini di Dewan Keamanan PBB pada 21 Mei yang lalu. Ini merupakan satu tindakan yang tidak dapat diterima dan tidak boleh dibiarkan,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *