Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Selly Andriany Gantina mengimbau gerak cepat pihak pemerintah dalam mengatasi dampak Gempa Magnitudo 7,7 SR di Provinsi NTT, Sabtu (15/8/2026) pagi.

Selly lalu mengimbau agar keselamatan manusia menjadi prioritas sembari membuka jalur demi keperluan dan penyaluran logistik di lokasi terdampak gempa NTT.

“Pemerintah melalui BNPB, Polri, hingga aparat TNI wajib dalam waktu dekat menjalankan penyisiran ke daerah yang terdampak. Lakukan upaya pembukaan jalur agar akses bantuan dan logistik dapat masuk,” kata Selly Gantina dalam siaran persnya.

Selain menyampaikan duka mendalam untuk mereka yang terdampak, termasuk 38 orang yang dilaporkan meninggal.

Selly Gantina mengimbau langkah kemanusiaan dalam waktu dekat dilakukan bersama menyisir lokasi terdampak, memeriksa puing reruntuhan dan mencari apabila ada pihak korban tambahan.

Di sisi lain, legislator Dapil Jabar VIII Cirebon-Indramayu itu juga mengapresiasi gerak cepat pihak pemerintah pusat dan daerah, Keaparatur negara kementerianan/Lembaga, BNPB, Basarnas, aparat TNI, Polri, serta seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana.

Ia menilai melalui gerak cepat ini, maka evakuasi akan dapat maksimal termasuk menyampaikan informasi kepada masyarakat sekitar yang masih trauma atau ketakutan.

“Saya juga mengimbau agar pendataan pihak korban dan masyarakat sekitar terdampak dilakukan bersama cepat, akurat, dan menyeluruh, bersamaan bersama pemenuhan kebutuhan di pengungsian,” tambah Plt Bupati Cirebon.

Ia juga mengimbau bantuan logistik bagaikan makanan, air bersih, obat-obatan, layanan kesehatan, tenaga medis, serta kebutuhan kalangan anak sekolah wajib tersedia di awal.

“Anak-anak jangan sampai kehilangan rasa aman dan kesempatan demi belajar cuma lantaran mereka menjadi pihak korban bencana. Begitu pula lansia, wanita, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya wajib mendapat perhatian khusus,” ucapnya.

Ia menginginkan bersama sikap gotong royong yang dilakukan seluruh pihak maka penanganan maksimal akan dapat dilakukan.

“Yang terpenting, jangan sampai ada masyarakat sekitar yang berada di tempat terpencil atau wilayah yang aksesnya terputus merasa ditinggalkan,” ucap Perempuan yang menjabat Bendahara Megawati Institut ini.

Selly juga mendorong Keaparatur negara kementerianan Sosial melalui Kampung Siaga Bencana (KSB) demi memperkuat dukungan psikososial dan pendampingan masyarakat sekitar di wilayah terdampak, termasuk yang aksesnya terputus.

Penanganan bencana, menurutnya, tidak cukup cuma bersama evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar, namun juga wajib mengonfirmasi pemulihan mental masyarakat sekitar.

“KemenPPPA juga wajib mengonfirmasi wanita dan anak mendapat perlindungan khusus, termasuk trauma healing, pendampingan psikologis, serta ruang aman di pengungsian. Jangan sampai bencana menimbulkan trauma berkepanjangan maupun kerentanan baru terhadap kekerasan,” tegasnya.

Terakhir, Ketua Bidang Kesejahteraan Sosial Bamusi ini mengimbau BNPB mendata sembari memfokuskan evakuasi kepada para wisatawan di NTT, khususnya yang berada di Labuan Bajo dan sekitarnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *